AXA Financial Indonesia, Gelar Literasi Keuangan dan Penyuluhan Hidup Sehat

Oleh : Anisa Triyuli | Rabu, 06 Juni 2018 - 08:15 WIB

Vincentius Wilianto, Direktur AXA Financial Indonesia dan Benny Waworuntu Chief Corporate Affairs Officer AXA (Foto : Anisa Triyuli)
Vincentius Wilianto, Direktur AXA Financial Indonesia dan Benny Waworuntu Chief Corporate Affairs Officer AXA (Foto : Anisa Triyuli)

INDUSTRY co.idJakarta – Perusahan asuransi AXA Financial Indonesia menggelar literasi keuangan dan penyuluhan hidup sehat di AXA Tower, Jakarta (5/6/2018). Acara ini merupakan penutupan dari kerjasama AXA Financial Indonesia dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia sejalan dengan program pemerintah, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang telah berlangsung sejak Juni 2017 lalu.

“Dikemas dalam topik utama Mengenal Lebih Dekat Asuransi Syariah. Melalui kegiatan ini, AXA Financial Indonesia berupaya untuk mengajak masyarakat mengetahui lebih jauh asuransi Syariah, mendorong kesadaran dan kemampuan mereka untuk #RencanakanLebih keuangan demi tercapainya kemandirian finansial” ujar Vincentius Wilianto, Direktur AXA Financial Indonesia pada Selasa (5/6) di AXA Tower, Jakarta.

Vincentius menjelaskan, Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) melaporkan bahwa indeks asuransi Syariah masih berada di kisaran 2,51%. Angka ini jauh lebih rendah dari angka indeks literasi keuangan terhadap asuransi yaitu 15,75%.

“Masih rendahnya indeks literasi keuangan Syariah yang baru sekitar 2,51% membuka potensi besar asuransi Syariah untuk tumbuh di Indonesia,” katanya. 

Menurut Vincentius, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat luas terhadap konsep layanan keuangan berbasis Syariah diperkirakan menjadi salah satu penyebab masih rendahnya penetrasi asuransi Syariah di Indonesia.

“Memanfaatkan momentum Bulan Ramadan 2018, kami berupaya untuk mengedukasi lebih banyak masyarakat mengenai Asuransi Syariah. Tidak hanya untuk meningkatkan literasi keuangan, tetapi sekaligus membuka akses layanan keuangan Syariah yang lebih luas dengan memperkenalkan produk Asuransi Syariah yang sesuai dengan kebutuhan nasabah,” imbuhnya.

Saat ini, AXA Financial Indonesia memiliki dua produk Syariah yang telah diterima dengan baik oleh nasabah. Yakni, Maestro Syariah merupakan sebuah produk unitlink jangka panjang dengan komponen investasi dan proteksi jiwa yang dapat dikombinasikan dengan riders kesehatan, kecelakaan dan penyakit kritis.

Lalu, Cerdas Amanah Syariah merupakan sebuah produk unitlink dengan komponen investasi dan proteksi jiwa dalam jangka waktu tertentu 10-25 tahun untuk perencanaan pendidikan.

Sementara itu, Chief Corporate Affairs Officer AXA Benny Waworuntu mengatakan, Sejalan dengan tagline ‘Empower People to Live a Better Life’, AXA Indonesia terus mengabdi untuk dapat mendorong masyarakat meningkatkan taraf hidupnya. Salah satunya melalui program pemerintah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang merupakan bentuk kerjasama perusahaan dengan Kementerian Kesehatan RI.

“Melalui kerjasama ini, kami telah melakukan peningkatan literasi keuangan sekaligus penyuluhan kesehatan. Tiga fokus utama kami dalam program ini adalah pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup,” katanya pada kesempatan yang sama.

Dengan kemitraan yang telah berjalan selama 1 tahun mulai dari Juni 2017 hingga Juni 2018, AXA Financial Indonesia dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui program GERMAS telah menyentuh kurang lebih 600 peserta. Sebelumnya, program ini telah diselenggarakan di Surabaya, Manado, Yogjakarta dan Makassar dengan peserta wanita, Ibu-Ibu PKK dan Difabel.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lenovo 'The Rise of Region' (Foto: Dok. Lenovo)

Sabtu, 23 Februari 2019 - 18:15 WIB

Lenovo Kembali Gelar Turnamen "Rise of Legion" di Berbagai Kota

Lenovo, salah satu merk teknologi terdepan di dunia, kembali mengadakan turnamen eSports tingkat nasional yang bertajuk "Rise of Legion".

Puluhan wartawan dan pelaku usaha mikro dapat pelatihan Vokasional SDM Kewirausahaan

Sabtu, 23 Februari 2019 - 18:00 WIB

Pacu Wirausaha Baru, Kemenkop dan UKM Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan pembuatan bakery dan roti bagi calon-calon wirausaha pemula termasuk wartawan.

Ilustrasi Kapas

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:25 WIB

Wow! 99 Persen Kapas Bahan Baku Tekstil Masih Impor

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat bahan baku industri tekstil tidak semuanya bisa terpenuhi dari dalam negeri, terutama kapas.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:05 WIB

Industri 4.0 Mampu Lahirkan Unicorn Baru di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, perkembangan industri digital yang sangat pesat diTanahAir telah melahirkan empatunicornatau perusahaanstartupdengan valuasi lebih dari…

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:00 WIB

Resmi Beroperasi, LinkAja Percepat Inklusi Keuangan Masyarakat

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.