Film Iqro, Gabungan Film Anak-Anak, Religi dan Science

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 27 Januari 2017 - 08:40 WIB

Film Iqro
Film Iqro

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dalam industry film kita, tidak banyak produser film yang mau membuat film yang bertema anak-anak. Banyak pertimbangan yang menghalangi produser atau pemilik modal mau menanamkan modalnya pada film anak-anak. Apalagi film anak anak yang bermuatan ilmu pengetahuan (science) dan nilai-nilai keagamaan (religi) sekaligus.

Misi inilah yang diemban oleh Film “Iqro. Petualangan Meraih Bintang”,  yang mulai tanggal 26 Januari memasuki masa edarnya di bioskop bioskop Indonesia. Film produksi Masjid Salman ITB bersama Salman Film Academy ini memberi edukasi tentang pentingnya membaca (Iqro), yang tidak hanya membaca teks semata namun lebih luas lagi bisa membaca gejolak dan tanda-tanda alam.

“Kebanyakan orang yang mengerti sains di zaman sekarang melepaskan diri dari ilmu agama, karena dinilai jika ilmu agama dicocokkan dengan ilmu sains terasa sangat memaksakan dan dinilai tidak akan pernah cocok, padahal jauh sebelum ditemukan teknologi modern seperti sekarang ini, Islam telah mengajarkan tentang ilmu astronom,” ungkap Rossa Rai Djalal, selaku Eksekutif Produser Film ‘Iqro’ kepada INDUSTRY.co.id, Kamis (26/1/2017)

Neno Warisman sebagai salah seorang pemain dalam film ini menjelaskan tentang pentingnya pendidikan agama sejak dini. “Di tengah gempuran teknologi modern seperti saat ini, banyak umat muslim yang secara tidak sadar meninggalkan hal-hal yang sangat penting dalam hidup, yakni terkait dengan baca tulis Al-Qur’an. Film ini hadir dalam rangka mengajarkan pada masyarakan pentingnya belajar Al-Qur’an sejak dini,” ungkapnya penuh semangat.

Adapun Cok Simbara mengungkapkan rasa gembira karena dapat bergabung dalam film ini. Ia pun berharap film ini mampu menjadi tontonan yang mengispirasi bagi banyak orang. “Saya sangat suka dengan film ini. Semoga hasilnya bisa berkenan dan bisa disaksikan banyak keluarga karena ini banyak mengajak kita untuk kebaikan,” harapannya.


Jalinan cerita film ini adalah  tentang Aqila (yang diperankan oleh aktrs cilik Aisha Nurra Datau), anak yang gandrung pada sains. Ia memiliki seorang kakek yang berprofesi sebagai astronom dan tinggal di Pusat Peneropongan Bintang Bosscha (Cok Simbara). Saat liburan Ia bermaksud membuat tugas sekolahnya yang berhubungan dengan astronomi. Kakeknya memberi izin pada dirinya untuk menggunakan teropong bintang di Bosscha untuk menyelesaikan tugasnya, namun dengan satu syarat ia harus bisa membaca Alquran. Aqila pun menyanggupinya.

Bersama dengan Ros, anak dari pembantu kakeknya  Aqila belajar membaca Alquran disebuah mesjid dekart rumak kakeknya. Ia belajar dengan metode Iqro yang menyenangkan, mudah dan cepat.

Dari belajar mengaji dan dari penuturan kakeknya itulah, akhirnya Aqila mengetahui bahwa semua yang terjadi di alam semesta ini semua tertulis dalam Alquran. Termasuk soal astronomi dengan gugusan planet dan bintang-bintangnya. Sungguh ini film yang menggugah.

Film arahan sutradara Iqbal Alfajri ini selain dibintangi Aisha Nurra Datau, Cok Simbara, dan Neno Warisman, juga dibintangi oleh Raihan Khan, Adhitya Putri, Meriam Bellina, Mick Lucock dan Tara Budiman.  (Amz)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inarno Djayadi Dirut BEI (Foto Tribunnews)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:15 WIB

BEI Bakal Percepat Periode Penyelesaian Transaksi Bursa Jadi T Plus Dua

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mempercepat periode penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2. Itu artinya, penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang…

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:03 WIB

Gelombang Ekstrem Masih Terjadi Seminggu ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter hingga empat meter atau dalam kategori ekstrem dan berbahaya masih akan terjadi dalam…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:58 WIB

DirjenPAS Akui Kejadian di Lapas Sukamiskin Masalah Serius

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin,…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:54 WIB

DirjenPas Akui Fasilitas Tak Standar di Lapas Sukamiskin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di Lembaga…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:45 WIB

Pekan Lalu, Indeks Harga Saham Gabungan Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 1,2% ke posisi 5.872,78 sepanjang pekan lalu (16-20 Juli 2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya…