Waspadalah Rupiah Kian Dekati 14000

Oleh : Wiyanto | Rabu, 25 April 2018 - 10:28 WIB

Mata uang Rupiah (Foto Ist)
Mata uang Rupiah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13888 dan resisten 13878.Tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya.

Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, pergerakan Rupiah yang tertahan pelemahannya memberikan peluang positif pada laju Rupiah lebih lanjut. Diharapkan pelemahan terbatas ini dapat kembali berlanjut sehingga Rupiah dapat menemukan momentum kenaikannya kembali.

"Pelemahan yang kembali terjadi pada Rupiah cenderung diakibatkan adanya imbas dari pergerakan mata uang USD seiring efek psikologis yang ditimbulkan," kata dia di Jakarta, Rabu (26/4/2018).

Ia menyebutkan, pasca melemah, laju rupiah mencoba kembali berbalik menguat meski terbatas seiring masih adanya adanya imbas kenaikan laju USD. Kembali menguatnya laju imbal hasil obligasi AS memberikan dorongan pada mata uang USD seiring perkiraan akan dinaikannya tingkat suku bunga The Fed. Akan tetapi, di tengah kenaikan USD tersebut pergerakan EUR mencoba mengimbanginya sehingga imbas kenaikan USD tidak terlalu besar terhadap pergerakan EUR.

"Begitu pun dengan pergerakan Rupiah yang memanfaatkan kenaikan EUR untuk dapat bergerak positif. Sementara itu, dari dalam negeri terdapat sejumlah sentimen positif antara lain langkah BI yang melakukan intervensi untuk mencegah pelemahan Rupiah lebih lanjut," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…