Phapros Salurkan Dana Kemitraan UMKM Rp1,4 Miliar

Oleh : Herry Barus | Jumat, 20 April 2018 - 16:00 WIB

PT Phapros Tbk (Foto Dok Industry.co.id)
PT Phapros Tbk (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Phapros, Tbk, yang merupakan anak usaha dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menyalurkan dana kemitraan tahap I/2018 kepada usaha kecil dan menengah sebesar Rp1,4 miliar.

Direktur Pemasaran PT Phapros, Chairani Harahap, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (18/4/2018)  mengatakan total dana pinjaman yang dikucurkan sebesar Rp1,4 miliar tersebut ditujukan untuk 23 calon mitra dari berbagai daerah, seperti Semarang, Salatiga, Klaten, Magelang, Kudus, Demak, Pati, Pekalongan dan Bekasi.

"Jadi, total mitra yang akan mendapatkan pinjaman lunak hari ini ada 23 mitra dan berasal dari berbagai macam usaha seperti industri makanan, batik dan lainnya," kata Rani.

Ia mengatakan Phapros berharap mitra binaan akan memperoleh peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pasar dan mengakses perolehan modal.

Program penyaluran dana kemitraan ini merupakan bentuk komitmen Phapros untuk mengembangkan kemampuan usaha kecil agar mandiri. Dengan begitu, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta tercipta pemerataan pembangunan dan perluasan lapangan kerja di daerah.

Rani menambahkan, sejak tahun 1997 hingga April 2018, total dana kemitraan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp28 miliar dengan 187 mitra binaan aktif.

"Kami berharap program kemitraan ini bisa terus membantu pengusaha kecil dan menengah untuk lebih mandiri secara finansial dan membantu peningkatan ekonomi daerah masing-masing," tuturnya.

Acara penyaluran dana kemitraan ini dilanjutkan dengan pelatihan tentang dasar-dasar pemasaran untuk usaha kecil, mikro dan menengah, pembukuan sederhana serta cara menggunakan sms banking dari Bank Mandiri.

Pelatihan juga mencakup "sharing knowledge" tentang cara mudah menyusun rencana bisnis dengan mitra binaan yang telah sukses.

Pelatihan tersebut diharapkan bisa membantu pengusaha dalam mengendalikan keuangan bisnis yang ditekuninya, dengan meningkatkan kesadaran pentingnya manajemen keuangan dan resiko dalam menjalankan bisnis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…