Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali Berlangsung Kondusif

Oleh : Herry Barus | Senin, 19 Maret 2018 - 11:51 WIB

Perayaan Hari Raya Nyepi (Foto Dok Industry.co.id)
Perayaan Hari Raya Nyepi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen (Pol) Petrus R. Golose mengatakan, tidak ada konflik saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di Pulau Dewata, sehingga semua pelaksanaan "catur brata" penyepian berlangsung kondusif.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali, karena mulai dari proses pelaksanaan pawai ogoh-ogoh hingga perayaan Hari Raya Nyepi tidak ada gejolak atau berjalan lancar dan tidak ada gesekan antarmasyarakat," ujar Kapolda Petrus R.Golose usai menggelar acara Dharma Santi Hari Raya Nyepi di Polda Bali, Denpasar, Senin (19/3/2018)

Ia mengapresiasi, dukungan masyarakat di Pulau Dewata yang juga menjaga keamanan Bali sehingga tidak terjadi konflik luar biasa antarmasyarakat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga makna dari Perayaan Hari Raya Nyepi yang telah berlangsung dapat terciptanya harmonisasi dan kedamaian yang telah dapat dijalankan bersama.

"Ini berkat dukungan masyarakat di Bali yang ikut menjaga keamanan daerahnya sehingga kita bisa merasakan dampak banyaknya wisatawan yang datang ke Pulau Dewata dan kami mengharapkan hal ini dapat terus terselenggara dengan baik ke depanya. Kami di Polda Bali juga akan betul-betul menjaga dan mengamankan Pulau Bali ini," katanya.

Jenderal bintang dua ini juga mengharapkan, pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang telah berlangsung ini juga berdampak positif terhadap pelaksanaan Pilkada Bali 2018.

"Kami juga sudah membuat agenda untuk pelaksanaan Pilkada 2018 di Bali agar lebih aman dengan membuat kegiatan olahraga besama dengan pasangan calon Gubernur Bali dan pejabat di Pulau Dewata beberapa waktu lalu," katanya.

Tujuan dari kegiatan ini, sebagai kimitmen kepada kedua pasangan calon agar ikut mewujudkan segala tahapan Pilkada Bali 2018 secara damai, bermartabat, cinta damai dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, yang tidak jauh beda dengan Perayaan Hari Raya Nyepi yang telah berlangsung di Pulau Dewata.

"Mudah-mudahan sinergitas ini meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian dalam upaya mewujudkan Bali yang aman dan damai, seperti survei yang telah dilakukan salah satu Universitas Udayana yang menilai insitusi Polda Bali sangat dipercaya masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…