Lima Tips BRISyariah Agar Terhindar dari Masalah Skiming

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 17 Maret 2018 - 11:27 WIB

BRISyariah (Foto Dok Industry.co.id)
BRISyariah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Untuk mencegah aksi pencurian dengan modus skimming, BRISyariah mengajak nasabahnya untuk mewaspadai skimming agar terhindar dari aksi pencurian tersebut.

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan tentang penarikan dana nasabah bank secara illegal yang diketahui sebagai kejahatan dengan modus skimming, BRISyariah menyampaikan himbauan kepada seluruh nasabahnya agar tidak menjadi korban skimming tersebut.

Skimmingdi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) merupakan teknik penyalinan data dari sebuah kartu ATM ke kartu atau penyimpanan data. Tindakan ini memungkinkan pelaku dapat menyalin data sehingga bisa mendapatkan seluruh informasi dari kartu tersebut termasuk nomor PIN kartu ATM tersebut. Dengan diketahui nomor PIN tersebut maka pelaku dapat menguras uang di ATM tersebut. ungkap Corporate Secretary BRISyariah Indriati Tri Handayani akhir pekan ditulis Sabtu (17/3/2018).

Indri menghimbau kepada seluruh nasabah BRISyariah untuk mewaspadai agar terhindar dari pencurian uang di rekening dengan menggunaan metode skimming ini. Untuk hal ini BRISyariah meminta kepada nasabahnya untuk melakukan tindakan tindakan berikut:

Pertama, nasabah diminta aktif mengecek histori transaksi melalui mesin ATM, internet banking dan mobile banking, sehingga apabila ada transaksi mencurigakan dapat langsung dilaporkan.

Kedua, nasabah diminta bertransaksi di mesin ATM yang lokasinya di tempat keramaian karena umumnya para pelaku sungkan untuk menyadap mesin ATM yang berada di tempat yag ramai .

Ketiga, sebelum bertransaksi di mesin ATM nasabah diminta memperhatikan apakah ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar mesin ATM misalnya pada mulut pembaca kartu harus diperhatikan dengan seksama. Apabila di mulut pembaca kartu alat tambahan yang mencurigakan, langsung laporkan ke bank.

Keempat, skimmingjuga bisa menyeranginternet banking. Oleh karenanya jangan menggunakan jaringan publik WiFi atau perangkat publik untuk menggunakaninternet banking.

Kelima,ini yang terpenting adalah untuk selalu menolak apabila ada orang tak dikenal yang menawarkan bantuan ketika bertraksaksi di mesin ATM.

Indri menegaskan apabila ada hal hal yang mencurigakan ketika nasabah bertraksaksi melalui mesin ATM atau channel transaksi lainnya dapat segera melaporkan ke CallBRIS di ‪1500-789.

Ayo hijrah ke online banking syariah untuk mengurangi resiko skimming. Agar hidup lebih aman, barokah dan semakin berfaedah".

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:00 WIB

Golkar Istighatsah dan Peringatan Hari Santri Nasional

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya, Kamis (18/10/2018) di Jakarta menggelar acara istighatsah dan peringatan Hari Santri Nasional sebagai rangkaian HUT ke-54 Golkar.

Ilustrasi Banjir (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:40 WIB

1.700 Paket Sumbangan Dari Presiden untuk Korban Banjir Mandailing

Presiden Joko Widodo memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Jemaah haji (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:20 WIB

BPKH: Dana Haji Rp37,9 Triliun Diinvestasikan di SBSN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meyakinkan, bahwa pengelolaan dana haji dilakukan secara optimal, profesional, syariah, transparan, efisien, dan nirlaba.

Ilustrasi Industri Baja

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pasar Domestik, Kemenperin Pacu Peningkatan Kapasitas Industri Baja

Kementerian Perindustrian terus memacu pertumbuhan dan peningkatan kapasitas industri baja di dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:00 WIB

Berada di Posisi Cincin Api, Masyarakat Harus Siap Hadapi Bencana

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk siaga dan waspada bencana karena posisi Indonesia yang berada di garis cincin api.