OJK Cabut Usaha PT AXA Life

Oleh : Wiyanto | Senin, 05 Februari 2018 - 05:00 WIB

Peluncuran Klik Proteksi oleh AXA Life
Peluncuran Klik Proteksi oleh AXA Life

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jakarta-OJK menjelaskan bahwa pencabutan izin usaha PT AXA Life merupakan bagian dari proses penggabungan atau merger PT AXA Life Indonesia (ALI) dan PT AXA Financial Indonesia (AFI) sehubungan dengan ketentuan di UU 40/2014 tentang Perasuransian.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Anto Prabowo mengatakan, pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian mengatur bahwa setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu perusahaan asuransi jiwa, satu perusahaan asuransi umum, satu perusahaan reasuransi, satu perusahaan asuransi jiwa syariah, satu perusahaan asuransi umum syariah, dan satu perusahaan reasuransi syariah atau single presence policy.

"National Mutual International Pty. Ltd. sebagai pemegang saham pengendali PT AFI dan PT ALI wajib mengkuti ketentuan single presence policy tersebut karena menjadi pemegang saham pengendali di dua perusahaan asuransi jiwa itu," kata dia di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Terkait dengan ketentuan tersebut, PT AFI dan PT ALI telah mengajukan permohonan penggabungan/merger kepada OJK dan telah memperoleh persetujuan dari OJK melalui surat nomor S-131/D.05/2017 tanggal 2 Oktober 2017. Penggabungan tersebut berlaku efektif sejak tanggal 1 November 2017.

Sebagai akibat dari penggabungan tersebut, seluruh kegiatan usaha, operasional, modal, aset, izin, karyawan serta kewajiban termasuk kewajiban kepada pemegang polis dari PT ALI telah beralih demi hukum kepada PT AFI, dan seluruh pemegang saham PT ALI menjadi pemegang saham PT AFI.

Selanjutnya terkait dengan pengalihan kontrak asuransi, PT ALI telah memberitahukan kepada setiap pemegang polis dan terhitung sejak tanggal efektifnya penggabungan seluruh hubungan hukum dalam kontrak asuransi antara PT ALI dan pemegang polis beralih kepada PT AFI, serta tidak ada perubahan terkait dengan manfaat, besaran premi atau ketentuan khusus untuk masing-masing produk asuransi milik PT ALI sebagai akibat dari penggabungan tersebut.

Proses penggabungan PT ALI ke dalam PT AFI juga tidak berpengaruh terhadap proses bisnis dan pertanggungan asuransi pada kelompok usaha asuransi AXA Group di Indonesia, yang terdiri dari PT AXA Mandiri Financial Services, PT Mandiri AXA General Insurance dan PT Asuransi AXA Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director bersama Seniman ultraviolet Rony "Rebellionik" Rahardian berfoto disamping BMW i8 di ajang WE THE FEST 2018 (Foto: Dok. BMW Indonesia)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:48 WIB

Instalasi BMW i8 Gemparkan Ajang WE THE FEST 2018

BMW turut serta dalam ajang festival musik, seni dan gaya hidup tahunan WE THE FEST dengan menampilkan BMW i8 hasil kolaborasi antara Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director dari…

PT Omega Teknologi Indonesia (Omega Pos) menjajaki kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam sistem pembayaran cashless yaitu melalui layanan digital T Money dan point of sales yang disediakan Omega Pos.

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:19 WIB

Hybrid Cloud Solusi Aman Transaksi Penjualan bagi UKM

PT Omega Teknologi Indonesia resmi meluncurkan Hybrid Cloud, sebagai fitur offline-online smart kasir yang aman bagi pelaku UKM

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:17 WIB

Perkuat Daya Saing IKM Komponen Otomotif, Kemenperin Jalin Kerja Sama dengan JICA

Kementerian Perindustrian berupaya memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah, salah satunya sektor pengecoran logam pembuatan komponen otomotif di Pasuruan,…

BKPM

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:57 WIB

Kemenko Perekonomian Dorong Transisi OSS kepada BKPM

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan mendorong percepatan transisi pengelolaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) kepada Badan Koordinasi Penanaman…

Peluncuran Sistem Layanan Perizinan Terintegrasi Online Single Submission (OSS)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:54 WIB

Pemerintah Terus Pantau Pelaksanaan OSS

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus memantau pelaksanaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) yang baru berjalan selama 10 hari dan telah diminati…