Ini Komitmen OJK Jaga Stabilitas Keuangan

Oleh : Wiyanto | Kamis, 18 Januari 2018 - 21:17 WIB

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)
Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah kondisi makroekonomi dan sektor jasa keuangan yang kondusif. 

“Kami yakin sektor jasa keuangan mampu mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4%. Hal ini didukung oleh solidnya indikator sektor jasa keuangan baik dari sisi pemodalan dan likuiditas, maupun tingkat risiko yang terkendali,” katanya di Jakarta, Kamis (18/1/2017).

Menurut dia, permodalan lembaga jasa keuangan terpantau kuat sampai Desember 2017, seperti CAR perbankan sebesar 23,36%. Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi umum dan asuransi jiwa juga berada di level tinggi, yaitu 310% dan 492%. Gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,97 kali, jauh di bawah threshold sebesar 10 kali.

Kuatnya permodalan perbankan ini juga, lanjut dia, diikuti dengan likuiditas yang memadai. Pada Desember 2017, rasio Alat Likuid per Non-Core Deposit (AL/NCD) perbankan tercatat sebesar 90,48%, di atas threshold sebesar 50%. Sementara excess reserve perbankan tercatat di kisaran Rp626 triliun.

”Kondisi ini didukung tingkat risiko kredit yang terkendali dengan rasio NPL 2,59% gross (1,11% net), dengan tren yang menurun. Rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga mengalami penurunan menjadi 2,96%,” katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Air Minum Dalam Kemasan (Ist)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:34 WIB

Pelindo III Kembangkan Bisnis Air Dalam Kemasan Incar Pemasok Kawasan Industri dan Terminal Pelabuhan

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) PT Pelindo III (Persero) mulai mengembangkan bisnisnya dengan mengincar pasar pemasok kebutuhan air bersih di kawasan industri dan terminal pelabuhan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Menteri Airlangga Pastikan Impor Bahan Baku Tidak Akan Dipersulit

Pemerintah tengah memfinalisasi peraturan pembatasan impor, hingga saat ini pengetatan lebih akan dilakukan terhadap barang konsumsi, tidak termasuk bahan baku dan barang modal.

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kebijakan Penguatan Devisa

- Pariwisata menjadi sektor andalan dalam mendukung strategi kebijakan penguatan cadangan devisa karena memiliki "balance of payments" atau neraca pembayaran yang selalu surplus.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:01 WIB

Sawit Sumbermas Sarana Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa

Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) terus melebarkan sayap usaha dengan mengembangkan bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM).

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13 September 2018.

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Alpha Momentum Indonesia akan Gelar Event Pertamanya Starthub Connect

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13…