PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk Resmi Tercatat di BEI

Oleh : Herry Barus | Selasa, 19 Desember 2017 - 07:43 WIB

Bursa Efek Indonesia (Foto Rizki Meirino)
Bursa Efek Indonesia (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk sebagai emiten ke-34 pada tahun 2017 dengan kode perdagangan JMAS.

"Saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk akan diperdagangkan di Papan Pengembangan. Saham JMAS masuk dalam sektor keuangan dengan sub sektor asuransi," papar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Senin(18/12/2017)

Ia mengatakan saham JMAS merupakan saham perusahaan asuransi syariah pertama, diharapkan dapat mendorong perusahaan sejenis untuk masuk ke pasar modal dalam rangka meraih dana untuk mendukung usaha ke depan.

"Pencatatan saham melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) memang telah lama menjadi salah satu sarana bagi perusahaan untuk menggalang dana. Kami selalu menyampaikan, tidak perlu menunggu besar lalu IPO, tetapi dengan IPO maka perusahaan menjadi besar. Kami juga berharap agar perseroan dapat menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG)," katanya.

Melalui penerapan GCG, lanjut dia, diharapkan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk dapat menjadi salah satu saham yang terus menjadi pilihan bagi para investor dan manajer investasi dalam menentukan portofolionya.

Dalam aksi korporasi itu, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk melepas sebanyak 400.000.000 saham ke publik atau sekitar 40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO seharga Rp140 per saham. Dengan demikian, perseroan meraih dana dari IPO sebesar Rp56 miliar.

Direktur Utama Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk, Ibrahim mengatakan dana yang diperoleh dari hasil IPO, seluruhnya akan dipergunakan sebagai modal kerja dan digunakan untuk penempatan instrumen surat berharga yang kurang dari satu tahun.

"Kiranya dengan mencatatkan saham di BEI, JMAS dapat terus memberikan layanan terbaik untuk umat dan meningkatkan literasi keuangan syariah di Indonesia," katanya seperti dilansir Antara.

Dalam perdagangan perdana di BEI, saham JMAS tercatat naik 98 poin atau sekitar 70 persen ke posisi Rp238 per saham dibandingkan harga perdana Rp140 per saham.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Standard Chartered Bank memprediksikan tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus 5,2 persen.

Senin, 22 Januari 2018 - 20:37 WIB

Standard Chartered Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI 5,2 Persen

Standard Chartered Bank memprediksikan tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus 5,2 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh berlanjutnya proyek infrastruktur pemerintah, pemulihan…

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

Senin, 22 Januari 2018 - 20:35 WIB

Bambang Tribaroto, Juru Bicara Bank BRI yang Baru

Jakarta-PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melakukan pergantian Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan. Sebelumnya, posisi ini dijabat oleh Hari Siaga Amijarso sejak Oktober 2015. Bambang…

Proyek KA Bandara Soekarno Hatta (Ist)

Senin, 22 Januari 2018 - 20:15 WIB

Kemenhub Pastikan 13 Proyek KA Siap Beroperasi Tahun Ini

Sebanyak 13 proyek kereta api siap beroperasi sepanjang 2018 sebagai upaya percepatan kinerja Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Menteri PANRB, Asman Abnur.

Senin, 22 Januari 2018 - 20:12 WIB

Ini Fokus Kinerja Kemenpan RB di 2018

Jakarta Sejumlah program kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tahun 2018 fokus pada 6 hal yang menjadi resolusi yang tidak lepas dari nilai-nilai organisasi…

Ilustrasi Pendaftar CPNS

Senin, 22 Januari 2018 - 20:05 WIB

Menkeu Setuju Penerimaan PNS 37 Ribu

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 37 ribu sudah cukup baik.