BPJS Ketenegakerjaan Ingatkan Hak Pegawai dan Kewajiban Perusahaan

Oleh : Wiyanto | Kamis, 14 Desember 2017 - 11:59 WIB

Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis.
Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis.

INDUSTRY.co.id - Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan memberikan literasi kepada mahasiswa Universitas Jayabaya di Jakarta. Literasi dan sosialisasi tersebut untuk memberikan gambaran  hak dan kewajiban seseorang ketika terjun ke dunia kerja dan profesional.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antara Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis mengatakan, hak pekerja bagi lulusan kampus ini jika menjadi pegawai atau karyawan, wajib ditanyakan di tempatnya bekerja. Ia sampaikan hal tersebut saat menjadi 40 menit mengajar.

"Nanti ketika kerja peroleh penghasikan, ini rawan gangguan bisa jadi hari tua dan kecelakaan. BPJS Ketenagakerjaan ada hari tua dan kecelakaan kerja, nanti anda tanya soal BPJS Ketenagakerjaan," kata dia di acara Kenali Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Sejak Dini di Kampus Jayabaya Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Begitu pula jika alumnus Jayabaya menjadi pengusaha harus mengetahui kewajibannya terhadap karyawannya.

"Jika mempekerjakan orang harus tahu kewajiban terhadap pekerja dan profesional harus tahu haknya," katanya.

Ia menjelaskan program hari tua yang terdapat di BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat saat hari tua nanti. Bayangkan betapa repotnya ketika usia pensiun saat tua nanti tidak memiliki penghasilan. Apa masih mungkin mengharapkan uluran tangan anak-anaknya?

"Program iuran hari tua dananya ditabung dengan imbal hasil 3% ketika pensiun akan menerima hasilnya berupa dana bahkan bisa diwariskan sampai ke anak sebelum usia 23 tahun," katanya.

Program ini juga berlaku kepada pekerja informal bukan hanya formal. Misal tukang ojek yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, ketika mengalami kecelakaan, tetap mendapat penghasilan dari pihak BPJS Ketenagjerjaan.

"Dananya dari kami, kita yang bayar asal jadi peserta BPJS Ketenagkerjaan," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018