Februari, Taksi Online Tidak Pasang Striker Akan Ditindak

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 27 November 2017 - 13:30 WIB

Ilustrasi Taksi Online (Ist)
Ilustrasi Taksi Online (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau kepada seluruh supir taksi daring atau angkutan sewa khusus untuk segera melengkapi syarat untuk mendapatkan stiker. Budi mengatakan, penindakan tegas akan dilakukan jika satu Februari 2018 mendatang masih ada taksi daring yang tidak memiliki stiker.

"Kalau sekarang sampai 1 Februari (2018) nanti sifatnya (peringatan) persuasif. Tapi satu Februari (seterusnya) kita akan tegas," ujar dia

Budi mengatakan, Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri No 108 tersebut untuk mengatur bisnis transportasi untuk bersaing secara sehat. Oleh karena itu, kata dia, diharapkan semua pihak untuk mengikuti aturan yang dikeluarkan Kemenhub tersebut.

"Ikut lah, jangan mencoba menantang aturan. Karena aturan itu pada dasarnya bukan pemerintah mau menang sendiri, tetapi bagaimana kita mengatur akhirnya penumpang itu mendapatkan rasa aman berkaitan dengan keselamatan," kata dia.

Selain untuk menandakan taksi yang beroperasi secara resmi, lanjut Budi, pemasangan stiker juga penting untuk mengidentifikasi pola pelanggaran dan menemukan solusi ke depannya.

"Dengan dasar ini juga dimungkinkan kita mengidentifikasi banyak hal," ujar dia.

Lahirnya Peraturan Menteri No 108 tahun 2017 diperuntukan agar kesetaraan bisnis taksi Daring dan Taksi Konvensional bisa sama. Kesamaan hak yang didapat, baik dari keselamatan, keamanan dan level service yang sama.

Oleh karena itu, kata dia, Kemenhub berharap ke depannya baik dari Aplikator maupun Taksi Konvensional bisa bekerjasama. "Kedepan kita inginkan taksi-taksi ini melayani masyarakat dengan baik. Dengan konsen, satu safety, kedua security, ketiga meningkatkan level of service. Nah saya gembira itu terjadi," ujar dia

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.

Mayjen Hafil digadang-gadang jadi pimpinan PB POBSI

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:36 WIB

‎19 Pengprov POBSI Alihkan Dukungan ke Mayjen Hafil

Jakarta - Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) mengalihkan dukungannya ke Mayjen TNI A Hafil sebagai Ketua Umum PB POBSI. Sebelumnya dukungan ini…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…