Integrated Cyber Campus

Oleh : Hendra Triana | Jumat, 24 November 2017 - 12:51 WIB

Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst
Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst

INDUSTRY.co.id - Meskipun pendidikan di negara Indonesia dianggap masih rendah dan tidak merata, namun negara Indonesia menduduki Peringkat 8 Dunia Pengguna Internet Terbesar dan pada tahun 2013 pengguna internet menembus sampai 71 juta orang, kemudian pada tahun 2014 pengguna internet di Indonesia kembali meningkat sampai mencapai 88 juta .

Hal ini membuktikan bahwa mayoritas warga Indonesia sesungguhnya sudah pandai dalam menggunakan informasi digital yang tersebar di internet, terbukti dari jumlah konsumsi internet yang sangat besar di Indonesia. Bahkan Ujian Nasional 2015 sudah dipersiapkan agar dilakukan secara online , hal ini merupakan bukti nyata dari hasil digitalisasi informasi di mana setiap peserta Ujian Nasional harus mengerjakan soal ujian yang disajikan di dalam komputer dengan menggunakan jaringan internet.

Tidak seperti Ujian Nasional tahun lalu yang masih menggunakan kertas dan pensil yang merupakan media analog. Demikian juga Test Saringan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS yang sudah dilakukan secara online sehingga hasilnya dapat lebih dipercaya, tidak ada unsur KKN atau faktor lainnya.

Faktor Peningkatan jumlah transaksi online dan pembeli yang berbelanja di toko online ini salah satunya dikarenakan terus meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia. Pada tahun 2014 lalu, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta pengguna. Pada tahun 2015 terus meningkat hingga mencapai 93,4 juta pengguna internet, dan pada tahun 2016 kembali meningkat menjadi 100,1 juta pengguna internet.

Fenomena teknologi digital saat ini telah menggegerkan masyarakat dan telah membentuk peradaban baru yang bisa mengubah tatanan sosial, ekonomi, budaya, politik, dan keamanan. Pergerakan fenomena teknologi digital yang dapat mengubah tatanan begitu cepat harus dipahami sebagai gelombang ilmu pengetahuan. Kini yang harus dilakukan adalah menguasai ilmu pengetahuan dan memanfaatkan untuk peradaban yang lebih baik.

Peran perguruan tinggi sebagaimana amanat UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, menempatkannya sebagai lembaga pendidikan, penelitian dan pengabdian ( Tri Dharma Perguruan Tinggi) . Peran tersebut sejatinya masih selaras dengan tuntutan zaman yang serba cepat saat ini. Kenyataannya perguruan tinggi di Indonesia selalu kehilangan momentum untuk berperan dalam berbagai perubahan yang cepat. Akibatnya berbagai perubahan sosial yang terjadi bergerak tanpa kendali dari perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan.

Penguasaan pada ilmu pengetahuan, sejatinya sudah ditunjukkan oleh bangsa-bangsa unggul pada abad pertengahan. Hal tersebut dapat dibuktikan dari meluas kekuasaan dan peradaban suatu bangsa pada wilayah-wilayah lain di abad itu. Negara yang menguasai ilmu pengetahuan selalu menjadi terdepan, sehingga bangsa Indonesia harus melakukannya melalui peningkatan peran perguruan tingginya.Semua Perguruan Tinggi berkomitmen meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan pada masyarakat.

Sebagai contoh yang terjadi pada negara-negara di kawasan Nordik, seperti Finlandia. Negara kecil yang awalnya sebagai negara berbasis kayu hutan berubah menjadi negara pengelola telepon seluler yang hebat. Bahkan negara kecil itu menjadi contoh pengelolaan pendidikan terbaik di dunia. Negara lain, adalah Norwegia yang nyaris menjadi negara bangkrut, telah berhasil menjadi negara kaya selevel dengan negara kawasan Teluk. Hal itu dibuktikan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam sektor pertambangan sumber energi pada kedalaman lebih 5.000 meter.

Ilmuwan Norwegia berhasil menemukan teknologi pertambangan hingga kedalaman ribuan meter di laut lepas. Penguasaan teknologi itu membuat Norwegia mampu menguasai sumber energi pada laut-laut dalam di kawasan mana pun.

Negara lain di sekitar Asia pun menyadari dengan cepat. Negara Tiongkok, India, Singapura, Korea, Malaysia bahkan Vietnam mulai mengikuti gelombang ilmu pengetahuan sebagai modal pembangunan. Negara-negara itu kini mengalami kemajuan pesat. Karena itu, Indonesia sebagai bangsa yang diberikan kekayaan alam berlimpah dan sumber daya manusia yang memadai, sepatutnya bisa mengalami lompatan peradaban bangsa yang jauh melesat dibandingkan sejumlah negara lain tersebut.

Di Indonesia dengan perkembangan digitalisasi informasi, membawa dampak hadirnya perpustakaan online sebagai salah satu bentuk digitalisasi informasi dari buku analog menjadi buku-elektronik. Buku yang pada awalnya dikenal melalui media bacanya diatas kertas atau cetak mengalami penambahan seiring perkembangan teknologi yang ada. Perkembangan alat elektronik dengan berbagai kelebihan dan kemampuannya memberikan pilihan option tambahan dari media untuk membaca buku. Media elektronik ini, mulai dari komputer, kindle, ipad sampai smartphone menyajikan buku-elektronik sebagai alternatif lain dalam membaca buku. Dengan kehadiran digitalisasi informasi ke dalam buku dan ditunjang dengan berkembangnya jaringan perpustakaan online yang menyimpan lebih banyak buku-elektronik, Jika digunakan dengan cerdas bisa menjadi alternatif yang baik dan solusi bagi pengembangan dan penunjang pendidikan di Indonesia. Kehadiran media digital dan meningkatnya dokumentasi digital dan itu dapat diindikasikan sebagai hal yang positif dari peningkatan minat membaca.

Digitalisasi di sektor pendidikan mengindikasikan bahwa sektor ini tengah mengalami transformasi secara mendalam. Namun di sisi lain, banyak sekolah, kampus, maupun perguruan tinggi yang terengah-engah mengimbangi setiap perubahan teknologi yang terjadi

Tingginya antusiasme institusi-institusi pendidikan untuk memanfaatkan solusi-solusi digital dalam rangka mendukung terwujudnya proses pembelajaran yang kian terpersonalkan, interaktif, dan kolaboratif, ternyata tidak sejalan dengan tingginya tingkat kompleksitas yang harus mereka lalui dalam rangka mewujudkannya. Selain terkendala oleh sistem IT lama, mereka juga frustasi akibat kurangnya sumber daya pendukung.

Hampir semua sekolah masih perlu menempuh jalan panjang sebelum mereka siap untuk investasikan teknologi canggih, seperti untuk aplikasi-aplikasi pembelajaran berbasis cloud, virtual reality, maupun augmented reality yang mendukung terselenggaranya proses pembelajaran. Mereka perlu membangun fondasi yang tepat dan mengatasi kendala adanya kesenjangan kemampuan yang mendalam pada staf-staf mereka.

Sebagian besar dari institusi pendidikan yang terjaring dalam survei mengakui bahwa peran teknologi sangat penting di masa kini, terutama dalam mendukung terselenggaranya pendidikan anak dan menciptakan peluang-peluang yang lebih merata bagi seluruh kalangan. Sekitar 94 persen dari responden menganggap bahwa sistem pembelajaran lebih personal adalah sesuatu hal yang penting, bahkan sangat penting, dan sekitar 84 persen merasa perlu untuk menyiapkan siswa-siswa mereka menyongsong masa depan sarat digital.

Banyak institusi pendidikan yang juga terkendala dengan kompleksitas infrastruktur. Mereka juga dipusingkan dengan konektifitas jaringan yang buruk dan hardware serta software usang yang sudah tak laik lagi. Belum lagi tim IT di institusi-institusi tersebut dituntut pula untuk dapat menyediakan perangkat, infrastruktur, dan aplikasi dengan perbandingan yang tepat.

Teknologi digital hadirkan banyak peluang kepada sektor pendidikan, termasuk bagaimana mewujudkan proses pembelajaran yang makin ter-personalkan, serta proses pembelajaran mandiri yang bisa dilakukan kapanpun, di manapun, dan menyediakan umpan balik untuk setiap proses kemajuan yang telah ditempuh di dalam kelas. Solusi ini juga menawarkan kolaborasi canggih antara siswa, guru, dengan orang tua.

Dengan adanya digitalisasi informasi, berbagai informasi digital mulai tersedia di berbagai sumber sehingga masyarakat umum dan kampus lebih mudah untuk menjangkaunya seperti dalam bentuk:

  1. E-Learning ( Electronic Learning ) adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan Internet dan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran tanpa batas jarak dan waktu.
  2. OPAC (Online Public Access Catalog), merupakan bentuk katalog yang diakses dalam jaringan internet di mana masyarakat bisa menemukan informasi bibliografis mengenai koleksi katalog dalam bentuk analog maupun koleksi katalog dalam bentuk digital yang menjadi koleksi dari perpustakaan.
  3. E-Journal (Electronic Journal), merupakan jurnal yang diterbitkan di dalam jaringan internet dalam format digital, baik versi digital dari jurnal yang sudah pernah diterbitkan dalam bentuk analog maupun jurnal dalam bentuk digital yang dikhususkan untuk diterbitkan secara online.
  4. E-Book (Electronic Book), merupakan buku yang diterbitkan di dalam jaringan internet dalam format digital, yang berasal dari buku dengan format analog yang dipindahkan menjadi format digital, maupun buku yang dikhususkan untuk diterbitkan dalam format digital.
  5. E-Publications, merupakan sarana publikasi yang diproduksi dalam format digital sepertie-cliping (electronic cliping), e-bulletin (electronic bulletin), e-newsletter (electronic newsletter), e-proceeding (electronic proceeding).
  6. Online Database, merupakan basis data yang menyediakan berbagai data untuk keperluan penelitian atau informasi yang didapat dari berbagai lembaga, institusi, dan perusahaan. Atau merupakan basis data yang berisi informasi dalam format digital berupa buku elektronik, artikel elektronik, majalah elektronik, laporan tahunan elektronik.
  7. Directories and Searches Tools, merupakan peranti lunak atausoftwareyang dapat digunakan untuk melakukan pencarian sumber informasi yang disusun sedemikian rupa berdasarkan subjek atau topik tertentu, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan pencarian informasi dengan penyajan informasi yang tidak sulit.
  8. Other Resources: Blog, Online Reference, Social Media, Online Gallery, Podcast Video Database, Online Mass-Media, merupakan berbagai bentuk jaringan internet yang menjadi sarana untuk memproduksi, mengubah dan menyebarkan informasi digital lain yang merupakan perkembangan teknologi berbasis internet.

Dengan situasi dan kondisi tersebut diatas, Penulis menganalisa dan berkesimpulan bahwa sudah selayaknya setiap Perguruan tinggi di Indonesia dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi menggunakan solusi Integrated Cyber Campus sebagai media digitalisasi Kampus dengan membangun dan mengembangan Infrastuktur ICT ( Information Communication & Technology) yang lengkap, menyeluruh dan terintegrasi, sehingga semua Pemangku Kepentingan (Stake Holder) yang ada dalam institusi tersebut secara bersama dapat meningkatkan Tata Kelola Institusi ( Good Campus Governance ) dan Proses Pembelajaran Mahasiswa secara Produktif, Efisien dan Terukur.

Solusi Integrated Cyber Campus dapat menjawab masalah umum dan klasik menyangkut proses Digitalisasi di Perguruan Tinggi seperti : INTERNET LAMBAT L e m o t, Walaupun sudah membeli dan memiliki Bandwith ( Pita Data) dari ISP (Internet Service Provider) Lokal, sepertinya Komplain bahwa Internet Lambat masih selalu banyak; INVESTASI MAHAL High Cost, Investasi awal untuk membangun dan membeli saranan & prasarana ICT ( Information Communication & Technology) masih terlalu mahal ( Server, Router, Termasuk Akses Internet melalui Wi-fi-Nir Kabel; TIDAK SEMUA ORANG DAPAT MENGKASES INTERNET, Keterbatasan Jaringan dan akses Wi-fi hanya di tempat tempat tertentu tidak merata dan menyeluruh, sehingga kecepatan akses menjadi masalah berikutnya; SISTIM INFORMASI AKADEMIK TIDAK LENGKAP, mengurus Sistim Informasi Akademic (SIAKAD) terlalu sulit karena modul yang banyak , tidak terintegrasi dan akhirnya banyak yang mengalami kesulitan untuk membuat Laporan Online ke PDDIKTI.

Dengan Solusi Integrated Cyber Campus : Tingkat utilisasi Mahasiswa akan meningkat, mahasiswa diharapkan akan lebih senang berkarya Ilmiah, ber-inovasi di Kampusnya; Para Dosen / Pengampu Mata Kuliah penuh kreatifitas menambah dan mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan dan Penelitian tanpa batas; Institusi Pendidikan Tinggi tambah bergairah dengan meningkatnya Portofolio Akreditasi yang diamanatkannya; diharapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan hanya slogan yang sudah banyak dilupakan tetapi dapat dilaksanakan untuk pengembangan SDM Indonesia yang berkualitas dan Kompeten di Bidangnya. Makmur dan Sejahtera bagi seluruh Rakyat Indonesia

HENDRA TRIANA : ICT - Business Analyst & Consultant; Auditor Sistim Informasi pada (IASII-Ikatan Auditor Sistim Informasi Indonesia); Dosen- PTS Perguruan Tinggi Swasta; Sekretaris Jendral - KIRM-Komite Independen Revolusi Mental Indonesia; Bid. Humas dan Publikasi - APTISI Wilayah Jawa Barat ( Bekasi Raya & Karawang ) , Email Korespondensi : ahmadhtriana@gmail.com

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dubes Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi bersama Delegasi PWI (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:34 WIB

Di Seoul Korsel, Dubes Umar Hadi Apresiasi Diplomasi Kopi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Diplomasi kopi yang sedang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi

Letjen Purn. Kiky Syanahkri bersama Putut Prabantoro di kantor PPAD (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 20:12 WIB

Perkuat NKRI, Pemerintah Diminta Segera Laksanakan Ekonomi Terintegrasi

Pemerintah diminta segera integrasikan pembangunan ekonomi nasional dalam konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) untuk memperkuat ikatan NKRI dan ketahanan nasional.

Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya Sumadi (Foto Setkab)

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:00 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2017)

Sambut Hari Ibu, Kecap ABC Beri Apresiasi Lewat 36 Ribu Hidangan Masakan (Foto Dije/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 18:52 WIB

2018 Industri Mamin Semakin Kompetitif

Memasuki tahun 2018, pelaku industri termasuk industri makanan dan minuman di Indonesia semakin kompetitif dan semakin challenging (menantang). Hal ini diungkapkan oleh Dhiren Amin, selaku Marekting…

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:45 WIB

Hendrisman Rahim Didapuk Kembali Jadi Ketum AAJI

Hendrisman Rahim secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) periode 2017-2020.