Presiden Jokowi: ASEAN-Kanada Harus Dukung Keterbukaan Ekonomi Inklusif

Oleh : Herry Barus | Selasa, 14 November 2017 - 15:00 WIB

Presiden Jokowi menghadiri acara KTT Ke-19 ASEAN-Korea Selatan yang diselenggarakan di Philippines International Convention Center (PICC) Manila, Filipina, Senin (13/11) sore.
Presiden Jokowi menghadiri acara KTT Ke-19 ASEAN-Korea Selatan yang diselenggarakan di Philippines International Convention Center (PICC) Manila, Filipina, Senin (13/11) sore.

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo mengatakan kerja sama yang dilakukan oleh ASEAN dan Kanada harus mendukung keterbukaan ekonomi inklusif dalam memberikan pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

"ASEAN dan Kanada harus mengirimkan pesan kepada dunia bahwa keterbukaan ekonomi yang inklusif akan membawa manfaat bagi rakyat kita," demikian Presiden Jokowi dalam siaran pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, diterima di Jakarta pada Selasa (14/11/2017)

Kepala Negara menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Kanada yang digelar di Philippine International Convention Center (PICC), Manila.

Menurut Presiden, Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembentukan perdagangan bebas ASEAN-Kanada.

Dia juga menyampaikan kekhawatiran bahwa gejala proteksionisme melalui penerapan hambatan tarif dan non-tarif justru cenderung hadir dari negara maju.

Dalam acara itu, Presiden juga menyampaikan pentingnya kemitraan ASEAN-Kanada dalam mengembangkan keterbukaan ekonomi secara inklusif.

"Kita gunakan perayaan 40 tahun ini untuk mempertebal komitmen bahwa kerjasama ASEAN-Kanada harus ditingkatkan dan menguntungkan kedua pihak," jelas Presiden Jokowi.

Sejumlah kepala negara ASEAN melakukan pertemuan dengan beberapa negara mitra antara lain Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan membahas peningkatan kerja sama regional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inarno Djayadi Dirut BEI (Foto Tribunnews)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:15 WIB

BEI Bakal Percepat Periode Penyelesaian Transaksi Bursa Jadi T Plus Dua

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mempercepat periode penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2. Itu artinya, penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:58 WIB

DirjenPAS Akui Kejadian di Lapas Sukamiskin Masalah Serius

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin,…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:54 WIB

DirjenPas Akui Fasilitas Tak Standar di Lapas Sukamiskin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di Lembaga…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:45 WIB

Pekan Lalu, Indeks Harga Saham Gabungan Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 1,2% ke posisi 5.872,78 sepanjang pekan lalu (16-20 Juli 2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya…

Direktur HRD Seluruh Indonesia Akan Gelar Fashion Show

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:30 WIB

Wow Direktur HRD Seluruh Indonesia Akan Gelar Fashion Show Awal Agustus

Para Direktur HRD se-Indonesia yang bergabung di dalam HR Directors Indonesia akan menggelar acara yang tidak biasa, yaitu pagelaran busana ataufashion showdi atas panggungcatwalkdi depan para…