Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan Kini Dapat Dilakukan Online

Oleh : Wiyanto | Minggu, 15 Oktober 2017 - 19:53 WIB

BPJS Ketenagakerjaan (bpjsketenagakerjaan.go.id)
BPJS Ketenagakerjaan (bpjsketenagakerjaan.go.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan kini hadir lebih dekat dengan masyarakat pekerja melalui peluncuran BPU Web Mobile bagi para peserta dan calon peserta sektor informal atau yang lazim disebut pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Aplikasi ini akan memudahkan peserta dan calon peserta untuk mendaftar dan memperoleh informasi yang lengkap dan akurat mengenai BPJS Ketenagakerjaan sektor BPU.

Melalui aplikasi berbasis web ini para pekerja sektor BPU yang belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan dapat mendaftarkan sendiri dirinya secara online dimanapun dan kapanpun dengan mengikuti langkah-langkah yang tertera pada aplikasi tersebut.

E. Ilyas Lubis, Direktur Perluasan Kepesertaan & HAL BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan, melalui aplikasi ini, para pekerja yang sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan dapat melihat berbagai informasi tentang status kepesertaannya kapanpun dan dimanapun. Peserta dapat melihat jumlah saldo JHT secara cepat dan akurat serta dapat mengetahui jatuh tempo masa perlindungan.

“Melalui BPU Web Mobile ini, selain melihat jumlah saldo JHT, peserta yang telah terdaftar juga dapat menemukan informasi Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dan informasi Rumah Sakit Trauma Center yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia, hal ini tentunya memudahkan peserta untuk  mendapatkan pelayanan yang terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia di Jakarta, Minggu (15/10/2017).

Tidak sampai disitu, peserta BPJS Ketenagakerjaan sektor BPU juga dapat melakukan perhitungan iuran lanjutan karena perubahan periode iuran, perubahan program kepesertaan dan perubahan penghasilan/upah yang dilaporkan, terang Ilyas yang pernah menjabat Kakanwil di beberapa wilayah Indonesia.

Peserta dan calon peserta dapat langsung mengakses  link es.bpjsketenagakerjaan.go.id/bpu-mobile atau mengunjungi langsung website pada halaman www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan pilih menu “daftar” untuk melihat status kepesertaan maupun mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi peserta kami, dan berusaha hadir lebih dekat dengan para peserta melalui akses aplikasi melalui media PC, laptop, dan smart phone, kedepannya akan terintegrasi dengan pembayaran melalui kartu kredit dan internet perbankan serta  kami akan terus memberikan yang terbaik dengan kemudahan-kemudahan lainnya,” tutup Ilyas.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018