Penyeragaman Perjanjian Standar Asuransi Sulit Dilakukan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 05 Oktober 2017 - 07:00 WIB

 TirtaSegara Anggota OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (Foto Ist)
TirtaSegara Anggota OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan perombakan perjanjian standar atau polis antara konsumen dan perusahaan asuransi agar seragam sulit dilakukan.

"Jadi kalau standarisasi yang persis agak sulit, nanti malah ada hal yang tidak tercakup," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (4/10/2017)

Pernyataan tersebut menanggapi saran dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Tirta mengatakan semua produk keuangan memang idealnya ada standarisasi.

"Produk keuangan fiturnya bermacam-macam itu tidak mesti harus standar, kadang-kadang pelaku usaha menciptakan produk memiliki fitur yang berbeda dengan yang lain," kata dia.

Tirta juga menjelaskan bahwa OJK sudah mewajibkan bahwa perjanjian baku untuk semua produk keuangan harus dijelaskan kepada masyarakat.

"Kalau masyarakat masih belum paham silakan hubungi OJK. Nanti kami minta penjelasan dari industri jasa asuransi dan pengawas," kata Tirta. (Ant)


 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…