Film Satria Dibuat dengan Mengangkat Budaya Banyumas

Oleh : Amazon Dalimunthe | Rabu, 27 September 2017 - 09:36 WIB

Para Pemain film "Satria" yang akan memulai pengambilan gambar di Banyumas
Para Pemain film "Satria" yang akan memulai pengambilan gambar di Banyumas

INDUSTRY.co.id - Terpilihnya film “Turah” mewakili Indonesia salah ajang festival film paling bergengsi di dunia, Piala Oscar, telah menghentak kesadaran bahwa kekuatan lokal ternyata bisa juga dibawa ke pentas dunia. Film yang sepenuhnya berbahasa Jawa Tegal dengan pemain-pemain yang seluruhnya dari Tegal, menjadi menginspirasi  banyak pihak untuk mulai mengangkat budaya lokal.

Meski tidak sepenuhya seperti film Turah, sebuah film yang ingin juga mengangkat budaya lokal, berjudul Satria kini siap di produksi. Film yang berlatar belakang daerah Kabupaten Banyumas ini akan segera memula syuting pada awal Nopember mendatang. Di harapkan pada April 2018, film ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

Film yang diproduksi oleh  Ralia Pictures dan Gula Kelapa Pictures ini  menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Kwarcab Banyumas. ”Banyumas dan sekitamya memiliki kekuatan budaya dan kuliner yang tidak dimiliki daerah lain. Belum lagi tokoh-tokoh nasional banyak lahir dari Banyumas, Jend. Gatot Subroto, Jend. Soedirman, Prof. Soemitro Djoyohadikusumo"ujar Syamsul Masdjo Arifin produser Gula Kelapa Pictures , Selasa (26/9).

Sementara Esti Naomi dari  Ralia Pictures menambahkan, soal kuliner, Banyumas juga tidak kalah dengan daerah lain, seperti tempe Mendoan, Getuk Goreng, Sate Bebek, Cetil, Tiwul. "Siapa yang nggak kenal tempe mendoan, getuk goreng Sokaraja. Nah semua kuliner ini mudah mudahan bisa ditampilkan dalam film satria nanti” Ujar Esti Naomi.

Sementara itu Jito Banyu selaku sutradara berjanji akan menggarap film Satria secara maksimal. “Sebagai putra daerah tentu saya akan berusaha keras membawa misi budaya Banyumas sambil tetap bertumpu dari sisi cerita yang menarik dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat,” katanya.

H. Ahmad Husein selaku Bupati Kabupaten Banyumas yang datang khusus  ke Jakarta untuk mengikuti prosesi selamatan produksi film Staria mengatakan bahwa ia mendukung gagasan putra daerahnya yang berada di perantauan untuk mengangkat buadaya asal, yakni Banyumas. “Saya sepenuhnya mendukung pembuatan film ini. Semoga setelah film ini di putar semakin banyak orang Indonesia dari daerah lainnya yang berjunjung ke Banyumas. Karena Banyumas punya banyak sekali obyek wisata dan kuliner yang enak-enak,” ajak Ahmad Husein.

Film ini sendiri mengisahkan tentang perjuangan anak desa yang berasal dari banyumas dalam menggapai cita-citanya. Kisahnya bermula saat sang anak mengikuti kegiatan Pramuka yang memang memberikan sikap satria yakni, rajin, taat beribadah, suka menolong, pantang menyerah dan sikap staria lainnya.

Beberapa aktor dan aktris ternama sudah siap untuk melakukan syuting fim di Banyumas di antaranya, Rianti Catwright, Yama Carlos, Pangky Suwito, Jajang C Noer, Pong Hardjatmo, dan sejumlah pemain cilik lainnya. (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)