Semester II, Premi Asuransi Umum Syariah Didorong Premi Kendaraan

Oleh : Wiyanto | Selasa, 29 Agustus 2017 - 13:23 WIB

BNI Syariah. (Foto: IST)
BNI Syariah. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Semester II, merupakan tantangan bagi asuransi syariah untuk mencapai target pertumbuhan 20%. Sayang sekali asosiasi syariah belum punya data detail soal nilai premi dan target. Namun hanya sebatas target presentase.

Pemain asuransi umum syariah tumbuh 3% pada semester I 2017, karena didorong dari premi asuransi kendaraan. Mayoritas sumber pendapatan premi berasal dari mobil, selain premi kesehatan dan lainnya.

Tatang Hidayat, Divisi Riset dan Technologi Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyatakan,sentimen pertumbuhan ekonomi yang akan membaik pada semester ke II diharapkan dapat menopang pertumbuhan asuransi syariah terutama pada asuransi umum.

"Kemampuan bayar belum lihat sentimen positif, apakah kondisi kita semester II baik atau tidak.Membaik keuangan syariah, awal tahun tidak terlalu membaik, ada konsolidasi performen akan baik," kata dia di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Berdasarkan data penjualan mobil pada Juli 2017 mencapai 84.905 unit atau melesat 27,92 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu 66.370 unit. Secara tahunan, penjualan mobil pada periode Januari-Juli tembus 618.808 unit atau meningkat 4,17 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu, yakni 594.018 unit.

Adapun target pertumbuhan asuransi umum syariah, dipatok sebanyak 20%. Namun hingga kini, baru tumbuh 3%. Tatang memiliki tantangan yang cukup panjang untuk menggeber kemajuan pertumbuhan industri asuransi umum syariah.

"Asuransi umum syariah selama kurun waktu 5 tahun dapat tumbuh, meski secara produk enggak jauh dengan yang konvensional," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…