Atasi Kemacetan, Jababeka Tawarkan Jakarta Heli Club

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 23 Agustus 2017 - 18:42 WIB

Chairman Jababeka Group S.D Darmono
Chairman Jababeka Group S.D Darmono

INDUSTRY.co.id,Jakarta -PT Kawasan Industri Jababeka Tbk bekerja sama dengan PT Komala Indonesia memperkenalkan Jakarta Heli Club solusi transportasi di tengah kemacetan lalu lintas Ibu Kota kepada para pelaku bisnis tanah air.

Founder PT Jababeka SD Darmono mengungkapkan para pengusaha yang ada di Jakarta sudah sangat perlu untuk menggunakan transportasi melalui jalur udara ini. “Penggunaan helicopter ini juga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jakarta, karena akan memudahkan perpindahan baik orang maupun barang,” ujar dia dalam keterangan resminya kepada INDUSTRY.co.id, di Senayan Golf Course Jl Asia Afrika Senayan, Rabu (23/8/2017)

Pihaknya juga menyediakan layanan shuttle yang menghubungkan Ibu Kota Jakarta dengan tenant industri yang ada di Jababeka dan kawasan industry di luar Jababeka. Saat ini member dari Jakarta Heli City sejumlah 30 Founder member.

Tarif yang dibuat untuk dapat menikmati fasilitas helicopter ini dengan harga perjamnya 4000 USD dan minimal pemakaiannya 2 jam dan jenis helicopter yang digunakan dengan tipe H125 airbus, rencananya sebanyak 12 unit helicopter akan dioperasikan.

Sementara itu, pengurus Jakarta Heli Club Setiawan Mardjuki mengatakan inisiatif Jababeka untuk memperkenalkan layanan ulang alik helicopter dikawasan industrinya akan menjadi contoh bagi industry lain yang mengupayakan efesiensi dan produktivitas yang lebih tinggi.

Ia mengatakan untuk landasan pacu atau Helipad saat ini Jakarta terdapat 50 helipad. Apabila setiap gedung bertingkat memiliki 500 helipad maka ini dapat melayani transportasi antargedung bertingkat di kota-kota kawasan Industri seperti Cengkareng, Halim, Cikarang, Karawang, Tangerang, Serang, Puncak, Pelabuhan Ratu, Tanjung Lesung bahkan Semarang hingga Lampung.

Rute yang dibuka melayani rute Jakarta-Cikarang, Cikarang-Bandung, Jakarta - Bandung dan beberapa rute lainnya. Perjalanan Jakarta-Bandung dengan helikopter memakan waktu 20 menit dan Jakarta - Cikarang hanya10 menit.

Padahal kalau naik mobil Jakarta-Cikarang bisa makan waktu lebih dari dua jam akibat macet. Helikopter ini memiliki lima seat namun untuk keamanan hanya diisi empat seat saja. "Setiap penumpang pasti di asuransikan, kami sangat serius menggarap bisnis ini" tutupnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

Morgan Stanley Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…