Tayang Perdana di Malaysia, Film AADC 2 Raup Rp 960 Juta

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 30 April 2016 - 01:01 WIB

Tayang Perdana di Malaysia, Film AADC 2 Raup Rp 960 Juta
Tayang Perdana di Malaysia, Film AADC 2 Raup Rp 960 Juta

INDUSTRY.co.id - Film “Ada Apa Dengan Cinta 2” (AADC 2) berhasil meraup lebih dari 300 ribu ringgit (Rp960 juta) pada hari pertama penayangannya di Malaysia.

Pemasukan film yang diedarkan oleh Primeworks Distribution itu diperkirakan meningkat karena penjualan tiket untuk akhir pekan ini habis terjual.

“Dengan jalan cerita menarik disamping akting setiap pemain yang mantap, saya yakin dengan film ini. Saya berharap peminat setia film ini dapat membawa serta teman-teman mereka menonton,” kata Pengurus Besar Inovasi dan Pengedaran Primeworks Studios Marini Ramlan seperti dikutip Harian Metro, Sabtu.

“Banyak perubahan dari segi watak dan cerita yang lebih menarik pasti membuat penonton senang menonton film ini,” katanya.

AADC 2 ditayangkan di 90 bioskop di seluruh Malaysia dan lebih dari 25 ribu penonton menyaksikan film ini di hari pertama penayangannya pada Kamis (28/4).

Marini mengatakan ia yakin pihaknya tidak sia-sia memilih film ini untuk diedarkan di Malaysia.

Film produksi Miles Production yang disutradarai Riri Riza itu dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Titi Kamal, Adinia Wirasti, dan Sissy Priscillia.

AADC 2 merupakan sekuel dari AADC pertama pada 2002 mengenai kisah cinta remaja antara Cinta dan Rangga.

AADC 2 juga mengisahkan persahabatan di antara Cinta dan rekan-rekan karibnya Karmen, Maura dan Milly. (Ant/Ahmad Fadli)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…