Semen Gresik Tunggu Kajian Lingkungan Hidup Terkait Pabrik Rembang

Oleh : Ridwan | Selasa, 20 Juni 2017 - 11:35 WIB

Proyek Semen rembang (kompasiana)
Proyek Semen rembang (kompasiana)

INDUSTRY.co.id - Tuban- PT Semen Gresik masih menunggu hasil kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) dari Kementerian ESDM terkait produksi pabrik Semen Rembang di wilayah Jawa Tengah dengan kapasitas 8 ribu ton per hari.

"Kalau sekarang masih percobaan produksi berkisar 5 ribu-6,5 ribu ton per hari," kata Direktur Utama PT Semen Gresik Sunardi Prionomurti di Tuban, Senin (19/6/217)

Menurut dia, pabrik semen Rembang di Kecamatan Gunem, memiliki kemampuan kapasitas produksi mencapai 3 juta ton per tahun atau rata-rata sekitar 8 ribu ton per hari.

Dalam tahap uji coba produksi sejak sebulan lalu, menurut dia, pabrik Semen Rembang tidak melakukan penambangan sendiri, tetapi memperoleh bahan baku dari masyarakat yang melakukan penambangan di sekitar lokasi.

Menurut dia, uji coba produksi tidak bisa langsung maksimal, sebab untuk penyesuaian kemampuan mesin di pabrik semen tersebut dan hasil produksinya langsung dijual di pasaran.

PT Semen Gresik, lanjut dia, sebagai sebuah perusahaan milik Negara akan mematuhi hasil KLHS terkait keberadaan pabrik semen Rembang di wilayah Jawa Tengah. "PT Semen Gresik akan tunduk dengan hasil KLHS," tegasnya.

Yang jelas, menurut dia, PT Semen Gresik sudah mengantongi 38 izin untuk mendirikan pabrik Semen Rembang. Ia mengibaratkan izin itu mengambarkan kalau naik sepeda motor sudah dilengkapi dengan berbagai kelengkapan mulai SIM, STNK, juga helm sesuai standar.

"Target kami pabrik semen Rembang tahun ini produksinya bisa mencapai 70 persen dari kapasitas kemampuan produksi sekitar 8 ribu ton per hari," ucapnya seperti dilansir Antara.

Ia menambahkan potensi bahan baku yang akan mencukupi kebutuhan pabrik Semen Rembang bisa bertahan sekitar 30-35 tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta (Foto Dok Industry.coid)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:15 WIB

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta

Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, berkolaborasi dengan Facebook untuk menggelar kelas lanjutan dari Kampus Shopee di salah satu komunitas penjual terbesar di…

 Achmad Zaki selaku CEO Bukalapak (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:58 WIB

Bukalapak Medan Rayakan Tiga Tahun Ngelapak Bersama Masyarakat

Komunitas Bukalapak Medan kemarin menggelar puncak perayaan ulang tahun yang ke-3 dengan meriah di Taman Hairos, Deli Serdang. Genap 3 tahun ngelapak bersama, pada perayaan ulang tahun kali…

Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Garuda dan BRI Ajak Penumpang Berikan Donasi Terbangkan Relawan IDI

Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis yang berasal dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi…

Ilustrasi Industri Baja

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:22 WIB

Pemerintah Ingin Mahasiswa Siap Hadapi Era Industri 4.0

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin menginginkan mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0 seperti yang telah…

Marketplace Lazada menjajaki kerja sama dengan penyedia jasa logistik JNE memberikan fasilitas pengiriman barang secara cashless bagi para seller Lazada. (Dok:INDUSTRY.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:12 WIB

Lebih Efesien, Kini Lazada Terapkan Cashless bagi UMKM

Marketplace Lazada menjajaki kerja sama dengan penyedia jasa logistik JNE memberikan fasilitas pengiriman barang secara cashless bagi para seller Lazada.