Premi Industri Asuransi Jiwa Terdongkrak 25,5 Persen

Oleh : Herry Barus | Kamis, 15 Juni 2017 - 06:49 WIB

Asuransi Ilustrasi
Asuransi Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri asuransi jiwa mencatat total pendapatan premi baru dan lanjutan pada kuartal I 2017 sebesar Rp43,1 triliun atau tumbuh 25,5 persen dibandingkan periode sama 2016 yang sebesar Rp34,4 triliun, kata Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.

Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim di Jakarta, Rabu (14/6/2017)  mengatakan dengan pertumbuhan premi tersebut, pendapatan industri asuransi jiwa tumbuh 16,4 persen menjadi Rp56,96 triliun. Total pendapatan premi menyumbang 75,8 persen dari total pendapatan industri.

"Ini memperlihatkan ekonomi terus tumbuh dan menunjukkan perbaikan, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa juga turut meningkat," tutur Hendrisman.

Pertumbuhan total pendapatan premi, menurut Hendrisman, karena meningkatnya pendapatan premi dari saluran distribusi asuransi melalui bank (bancassurance) yang meningkat 47,5 persen. Jaringan "bancassurance" menyumbang 40 persen dari total premi.

"Jaringan keagenan tumbuh 11,9 persen dengan kontribusinya 39,2 persen, disusul oleh saluran distribusi alternatif yang juga meningkat 18,6 persen dan berkontribusi sebesar 20,9 persen," ujar dia.

Sedangkan sumber pendapatan lainnya, yakni investasi, Hendrisman melanjutkan, tumbuh 21,3 persen atau menjadi Rp420,82 triliun. Porsi investasi menjadi penyumbang utama dari kenaikan aset yang sebesar 19,8 persen, atau senilai Rp475,75 triliun. Angka jumlah aset itu dibanding periode sama 2016 yang sebesar Rp397,25 triliun.

"Ini juga tumbuh berdasarkan peningkatan literasi yang terus digalakkan terhadap masyarakat Indonesia. Kami optimistis kinerja industri asuransi jiwa akan meningkat signifikan di sepanjang tahun 2017 nantinya," imbuhnya.

Meskipun premi tumbuh positif, klaim yang harus dibayarkan industri asuransi jiwa juga meningkat menjadi Rp24,05 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp21,55 triliun.

"Klaim Nilai Tebus (Surrender), meningkat menjadi Rp13,27 triliun," ucap Ketua Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar-Lembaga AAJI Christine Setyabudhi.

Sedangkan jumlah masyarakat yang menjadi tertanggung asuransi jiwa sebesar 59,2 juta orang atau naik tujuh persen. Untuk total tertanggung kumpulan naik 11,9 persen menjadi 41,6 juta orang.

"Pertumbuhan total tertanggung ini, menandakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi dan pemahaman tujuan berasuransi untuk jangka panjang sudah semakin naik," kata AAJI.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Februari 2019 - 19:35 WIB

Lewat INDI 4.0, Kemenperin Pantau Kesiapan Perusahaan Manufaktur Menuju Industri Keempat

Kementerian Perindustrian gencar melakukan sosialiasi kepada para pelaku industri manufaktur di Indonesia mengenai indikator penilaian penerapan teknologi industri 4.0atau Indonesia Industry…

Vivo V15

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:38 WIB

Segera Hadir di Indonesia, Ini Kelebihan Vivo V15

Vivo mulai memperkenalkan V15 sebagai V-Series terbaru dengantaglineGo Up yang segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu lakukan aksi demo terkait harga avtur

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:27 WIB

Serikat Pekerja Pertamina: Ada Enam Hal Dibalik Gejolak Harga Avtur

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang membawahi 19 Serikat Pekerja di lingkungan PT Pertamina (Persero) hari ini menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View, Alvin Andronicus

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:24 WIB

Usung Konsep Eco Living, PGV Sediakan Kawasan Untuk Lahan Terbuka dan Nursery

Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) bukan hanya menjadi tren baru di dunia. Akan tetapi, gaya hidup ini sudah menjadi kebutuhan, lantaran diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup. Bagi…

MenPAN RB Syarifuddin .memberikan keterangan Pers Usai memberikan SAKIP di Makasar Hari ini

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:11 WIB

Menpan RB, SAKIP Wilayah III Berhasil Hemat Rp 6,9 Triliun

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Drs. Syafruddin M.S.i mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di 186 pemda Wilayah…