INDUSTRY.co.id - Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kementerian Investasi/BKPM menggelar acara ceremony pergelaran ajang Digital Technopreneur Festival 2021 dan Socio Technopreneur Campus 2021 yang bertempat di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Digital Technopreneur Fest menciptakan wadah yang menghubungkan jejaring investor dan inventor melalui inovasi usahawan industrial yang genuine berbasis optimalisai digital technopreneur muda sebagai agen penggerak inovasi manufaktur sumberdaya alam serta investasi modal yang berkualitas. Pesertanya disegmen pertama adalah individu yang berlatar belakang CEO-Business Innovator, Programmer, Desain Grafis & Pemasaran, Akutansi & Keuangan, Legal dan lainnya. Segmen kedua adalah usahawan industrial genuine dengan klasifikasi usaha kecil, menengah dan besar.
Acara yang berlangsung pada tanggal 19 November 2021 ini, dibuka oleh sharing session bertajuk “Sukses di Usia Muda” dengan narasumber oleh Mardani H. Maming yang merupakan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI). Dalam rangkaim acara ini juga momentum konsolidasi kepengurusan BPP HIPMI untuk mengaktifkan semangat organisasi dan fokus untuk mencapai visi besar HIPMI.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani H. Maming menyampaikan bahwa kesuksesan itu berletak pada 4 bidang, sukses di bidang pendidikan, entrepreneur, politik dan agama. yang dimana kita semua bisa memilih mau sukses di bidang apa saja. untuk mencapai kesuksesan itu memang tidak mudah, membutuhkan kerja keras, konsisten dan berani untuk mengadapi kegagalan.
Mardani memberi contoh kesukses di bidang pendidikan, dari tingkatan strata 1 (Sarjana) hingga strata 3 (Doktoral) bahkan mendapatkan Profesor. Sukses sebagai entrepeneur dari contohnya dari pengusaha tingkat daerah, nasional dan IPO hingga menjadi 100 orang terkaya di Indonesia. Sukses di bidang politik, dimana menjadi politisi daerah, menjadi kepala daerah, dan mendapat jabatan politik. Kesuksesan yang dapat disebut utama yaitu di bidang agama dibanding tiga bidang kesuksesan yang dimana kita akan diminta pertanggungjawaban nnti dalam setiap tindakan kita ketika menjadi pemimpin ataupun pengusaha.
"Berangkat dari perjalanan yang panjang hingga sekrang, dengan pernah mendaftar di S1 UNAIR tapi gagal, kemudian sempat kuliah di ITS setahun, dan pulang ke Tanah Bumbu diminta oleh orang tua untuk membantu usaha keluarga, menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan dalam dunia usaha dan di tahun 2004 saya mulai terjun di dunia politik sebagai Calon Legislatif di Kabupaten Tanah Bumbu dari Partai Kebangkitan Bangsa, tapi gagal meskipun saya mendapatkan suara terbanyak karena waktu itu sistem nomor urut. 2005 jadi di usia 24 tahun mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PKB Tanah Bumbu dan kemudian terpilih dan ditahun 2009 dipecat oleh PKB, dan untuk menjawab kegagalan dalam dunia pendidikan sekarang sekarang mendaftar tawaran untuk Program Doktoral di UNAIR yang dimana dulu saya ditolak, tapi sekarang ditawarkan oleh masuk disitu, semoga saya bisa lulus," kata Mardani di Hotel Kempinski, Jakarta (19/11).
Mardani menambahkan di tahun 2009 mendapatkan tawaran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk maju sebagai Bupati Tanah Bumbu dan mendapatkan restu Ibu Megawati Soekarno Putri yang merupakan Ketum Umum PDI-P. dengan tujuh tahun saya menjadi bupati karena diperiode kedua mengundurkan diri untuk maju sebagai Ketua Umum BPP HIPMI hingga saat ini.
"Untuk mencapai kesempurnaan kesuksesan harus mengalami yang namanya kegagalan dan selalu ditekankan bahwa dalam mengubah bangsa harus di mulai dari mengubah generasi muda, sehingga kita semua juga harus masuk dalam dunia politik dan momentum 2024 bisa menjadi momen bagi generasi muda untuk berkiprah di dunia politik dan juga menjadi entrepreneur yang tangguh. Kita dorong empat bidang kesuksesan bisa melekat pada pengusaha muda," ucap Mardani.
Dalam menciptakan pengusaha-pengusaha muda baru dan menaikkan kelas pengusaha kecil ke menengah, dari kelas menengah menuju konglomerat dan juga HIPMI terus mendorong perusahaan-perusahaan anak HIPMI menuju capital market / IPO. HIPMI juga terus berkolaborasi dengan pemerintah dengan membuat kegiatan-kegiatan yang mendorong inovasi dibidang ekonomi serta digital bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kembantu perekonomian Indonesia di tengah pandemi. Kita dorong ekosistem dunianusaha lebih baik dan mendongkrak UMKM bisa naik kelas," ujarnya.
Acara puncak dari acara Digital Technopreneur Festival 2021 dan Socio Technopreneur Campus 2021 ini adalah pengumuman hasil investor dan investor matching untuk Digital Technopreneur Festival 2021 yaitu Tim Batex Energi Mandiri untuk tim terbaik DTF 2021 dan Tim Mindfish.id untuk tim terbaik STC 2021.
Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming dan serta para jajaran dari Kementerian Investasi/BKPM dan HIPMI. Tidak ketinggalan para investor pun hadir dalam acara ini.
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dengan topik bahasan “Merdeka Untuk Berdaulat”. Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi pun memberikan sambutan dengan topik bahasan “Pengusaha Muda & Penyehatan Neraca Perdagangan” dan keynote speech dari Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia kepada para tamu undangan yang hadir.