INDUSTRY.co.id-Jakarta-PT PP Presisi Tbk (PPRE) akan menerbitkan corporate bond yang rencananya akan diterbitkan dengan kisaran Rp500 miliar hingga Rp1 triliun pada semester pertama pada tahun 2022.

Advertisement

Direktur Utama PP Presisi Rully Noviandar mengatakan, penerbitan tersebut untuk mendukung belanja modal (capital expenditure/capex).

"Capex hingga Rp 500 miliar pada tahun depan, sejalan dengan fokus perseroan pada bisnis jasa pertambangan," kata dia di Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Advertisement

Menurut dia, selain dari penerbitan corporate bond, sumber untuk memenuhi Capex diambil dari pinjaman perbankan.

“Capex itu sebagian besar digunakan untuk penambahan alat berat untuk sektor jasa pertambangan, sejalan dengan rencana kami pada tahun depan untuk lebih fokus pada jasa pertambangan terutama pada tambang nikel,” katanya.

Advertisement

Rully menilai, permintaan nikel pada masa yang akan datang akan terus meningkat, hal ini ditandai dengan naiknya harga nikel dan juga pembangunan smelter untuk memenuhi permintaan akan bahan baku baterai. Selain itu, kontribusi margin dan cash flow yang dihasilkan dari jasa tambang, lebih baik ketimbang pada proyek infrastruktur. Karena, pada jasa pertambangan umumnya pembayaran akan jauh lebih cepat.

“Memang, pada awal proyek membutuhkan capex yang besar dan jadi sebab kami meningkatkan capex pada sektor tambang. Kami sangat yakin dan optimistis bahwa kami bisa akan berjalan baik ke depanya,” jelasnya.

Advertisement