Transfer Fiskal Berbasis Ekologi Dukung Budidaya Kakao Papua

Oleh : Hariyanto | Selasa, 26 Oktober 2021 - 08:52 WIB

Webinar Katadata “Sustainable Commodity Development in Papua”
Webinar Katadata “Sustainable Commodity Development in Papua”

INDUSTRY.co.id - Jakarta -Transfer fiskal berbasis ekologi merupakan salah satu inisiatif untuk memperkuat implementasi pembangunan rendah karbon di Indonesia. Adapun transfer fiskal tersebut terdiri dari tiga skema yakni Transfer Anggaran Nasional Berbasis Ekologi (TANE), Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (TAPE), dan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE). 

Kabupaten Jayapura, Papua merupakan daerah pertama yang berhasil menerapkan TAKE. Transfer anggaran ini berhasil merevitalisasi penanaman kakao yang dijalankan oleh badan usaha milik kampung, salah satunya di Kampung Imsar. 

Menurut Kepala Kampung Imsar Kabupaten Jayapura, Oskar Giay, usaha penanaman kakao sudah ada sejak tahun 1950 namun pada 2010 usaha tersebut ditinggalkan oleh warga karena adanya hama yang membuat perkebunan kakao menjadi terbengkalai. 

“Tahun 2018 kakao mulai ditanam lagi melalui revitalisasi dari dinas perkebunan tanaman pangan Kabupaten Jayapura. Pemerintah kampung mendampingi kerja-kerja petani kakao memberi dukungan dalam bentuk dana sesuai petunjuk dari tingkat kabupaten agar masyarakat menanam kakao,” kata Oskar dalam acara Webinar Katadata “Sustainable Commodity Development in Papua”, Senin (25/10/2021).

Pemerintah kampung memasukkan program pengembangan coklat ke dalam program pemerintah lima tahun ke depan serta program kampung ekonomi hijau dalam RPJM Kampung dengan kakao sebagai produk unggulan. 

The Asia Foundation (TAF) dan Perkumpulan Terbatas Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat (PT PPMA) berperan dalam melakukan pendampingan produksi, sementara Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) bekerja sama dengan petani dalam menyalurkan hasil panen. 

Oskar memaparkan berkat revitalisasi tersebut, masyarakat dapat memanen 5-10 kg per hari sekaligus meningkatkan pendapatan para petani kakao. Tak hanya sebagai komoditas, kakao juga diolah menjadi produk olahan turunan kakao. Dengan bantuan Perusahaan Inkubator Perkumpulan Usaha Kecil (PUPUK), kakao diolah menjadi coklat batangan yang bisa dikonsumsi langsung dengan merek Coklat Cendrawasih. 

Meski kini kakao dapat berkontribusi besar dalam perekonomian kampung, Direktur Eksekutif PT PPMA, Naomi Marasian, menceritakan tantangan yang dihadapi dalam meyakinkan warga untuk menanam kakao Kembali setelah terbengkalai. Menurutnya, masyarakat berpikir bahwa kakao tidak bisa terus diandalkan untuk menunjang perekonomian mereka. 

“Dinas Perkebunan, Balai Benih mengadakan berbagai kegiatan penanganan hama dan revitalisasi kakao bersama TAF mendampingi persoalan hama, beberapa tanaman pembibitan direvitalisasi dan di tahun 2019 kebun sudah dipulihkan sehingga masyarakat kembali ke kebun kakao mereka,” ujar Naomi. 

Tak hanya PT PPMA, TAF juga banyak berkontribusi bagi revitalisasi kakao di kabupaten Jayapura. Menurut Deputy Director Environmental Government Unit TAF, Alam Surya Putra, pihaknya membantu memperkuat akses pasar kakao dan bekerja sama dengan berbagai lembaga dan offtaker, baik koperasi, produsen pengelola produk coklat sehingga menjadi komoditas yang bisa diandalkan oleh masyarakat. 

“TAF ingin mendorong RPJM Kampung Ekonomi Hijau agar pemerintah desa memikirkan program di tingkat kampung untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan perekonomian. Keberhasilan tata kelola kampung mengembangkan skema sendiri untuk memperkuat kompetisi antar kampung untuk memperkuat ekonomi sekaligus menjaga hutan,” kata Alam.  

Pengembangan kakao di kampung Imsar tersebut tak lepas dari kontribusi pemerintah Kabupaten Jayapura. Bupati Jayapura menjelaskan bahwa selama ini pihaknya berperan dalam mendampingi masyarakat secara partisipatif dan memberikan dana kampung yang dialokasikan untuk kebun kakao. Ia juga menambahkan bahwa berbagai pihak turut andil dalam meningkatkan perekonomian berbasis coklat sekaligus menjaga kelestarian hutan. 

“Ada gugus tugas masyarakat adat, terdiri dari CSO di dalam dan luar papua, pemerintah Kabupaten Jayapura, akademisi, Badan Pertahanan Nasional Kabupaten, dan masyarakat adat,” ujar Mathius. 

Melalui pengembangan kakao tersebut, pemerintah kabupaten memberikan hak sepenuhnya bagi masyarakat adat agar mengelola lahan mereka dan tidak dijual ke pihak lain selain untuk kepentingan umum seperti fasilitas kesehatan, rumah ibadah, maupun pembangunan jalan.

“Kita mendorong masyarakat agar bisa menjaga kelestarian lingkungan dan menguntungkan bagi masyarakat adat agar tidak dimonopoli dengan pihak luar.” imbuhnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bupati Indramayu, Jawa Barat, Hj. Nina Agustina

Minggu, 05 Desember 2021 - 09:04 WIB

Bupati Indramayu Nina dan Sembilan Lainnya Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI-HPN 2022

Sepuluh bupati/wali kota dari Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi hingga Pulau Nusa Tengggara Barat, terpilih menjadi nomine Anugerah Kebudayaan (AK) PWI pada Hari Pers…

Ilustrasi sektor kesehatan

Minggu, 05 Desember 2021 - 08:00 WIB

Pemerintah Teken Tiga LOI Sektor Kesehatan Capai Rp 10 Miliar

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalukan penandatanganan tiga Letter of Intent (LOI) dengan 3 perusahaan alat kesehatan.

Dankormar Mayjen Mar Suhartono

Minggu, 05 Desember 2021 - 06:00 WIB

Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono Tinjau Museum Korps Marinir TNI AL

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono meninjau Museum Korps Marinir (MKM) TNI AL yang berlokasi di Kesatrian Marinir Moekijat Pasmar 2 Jalan. A.Yani No. 1A Gedangan,…

Sejumlah Perwira Pasmar 1 Laksanakan Gowes Sepeda Bersama

Minggu, 05 Desember 2021 - 05:45 WIB

Sejumlah Perwira Pasmar 1 Laksanakan Gowes Sepeda Bersama

Komandan Pasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., menggelar kegiatan bersepeda dalam rangka olahraga bersama jajaran Pejabat Utama Pasmar 1, Jumat (03/12/2021).

Tim Triathlon Pasmar 1 Juarai Belitung Sprint Triathlon 2021

Minggu, 05 Desember 2021 - 05:30 WIB

Tim Triathlon Pasmar 1 Juarai Belitung Sprint Triathlon 2021

Tim Triathlon Pasmar 1 tampil membanggakan pada Belitung Sprint Triathlon 2021 yang dilaksanakan di Pantai Tanjung Tinggi Lorin Hotel and Resort, Belitung, Sabtu (04/12/2021).