Wuih Ada Layanan Live Cooking di KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, dan Argo Wilis, Budi Doremi: Jadi Tambah Nyaman

Oleh : Hariyanto | Senin, 04 Oktober 2021 - 10:47 WIB

Budi Doremi (dok. Pribadi)
Budi Doremi (dok. Pribadi)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambahkan layanan live cooking pada KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, dan Argo Wilis dalam rangka menyambut HUT ke-76 yang jatuh pada 28 September 2021.

Informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (4/10/2021) menyebutkan bahwa layanan tersebut hadir atas dasar respon positif masyarakat pada pelayanan live cooking sebelumnya yaitu KA Argo Bromo Anggrek. Dalam rangkaian KA-KA tersebut, di kereta makan KAI menghadirkan koki pilihan yang memasak secara langsung.

Pelanggan kereta api dapat memesan makanan yang dimasak langsung kapan saja, dengan datang ke kereta makan. Selain langsung ke kereta makan, pemesanan hidangan pada kereta makan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di 0811-1061-2121 atau cukup melalui aplikasi KAI Access.

KAI telah melakukan integrasi layanan KAI Sevices pada aplikasi KAI Access untuk kemudahan pelanggan. Pelanggan kereta api dapat memesan menu makanan yang dimasak secara langsung melalui fitur “Makanan” yang ada di KAI Access. Fitur tersebut dapat digunakan setelah pelanggan melakukan pemesanan tiket kereta api.

Melalui fitur di KAI Access tersebut, makanan bahkan dapat dipesan sebelum pelanggan naik kereta api. Selain itu, dengan fitur “Makanan” pelanggan juga dapat memesan kuliner khas daerah tiga jam sebelum kereta tiba di lokasi kuliner khas tersebut berada.

Misalnya, pelanggan dapat memesan gudeg jogja saat naik kereta Argo Wilis menuju Surabaya. Kuliner khas tersebut akan naik dan diberikan saat pelanggan berada di Stasiun Yogyakarta.

Salah satu kuliner yang menjadi pilihan favorit pelanggan kereta api yaitu nasi goreng parahyangaan. Menu tersebut merupakan kuliner legendaris yang selalu dicari. Kondimen yang lengkap dan rasa khas menjadikan menu tersebut selalu ditanyakan saat pelanggan bepergian.

Menu lain yang tidak kalah favorit yaitu nasi ayam geprek dengan sensasi pedas menggoda dan train chicken yang disajikan dengan nasi ataupun kentang. Ada juga menu baru yang wajib dicoba yaitu nasi sei sapi.

Selain rasanya yang unik, pelanggan juga dapat menyaksikan langsung bagaimana kuliner tersebut diolah. Jadi pelanggan bisa menikmati pengalaman kuliner berbeda sambil menikmati pemandangan di kereta makan.

Berkesempatan menikmati layanan live cooking adalah Jihane Almira Chadid, aktris sekaligus Puteri Indonesia Pariwisata 2020. Ia sangat senang berkuliner di atas kereta api, apalagi makanan yang ia nikmati baru selesai dimasak.

“Menu yang saya pesan ada sei sapi, mie godog jawa, dan nasi goreng parahyangan. Enak-enak banget makanannya, aromanya juga nikmat. Lengkap, menikmati makanan yang enak sambil menikmati pemandangan cantik,” ungkap Jihane.

Selain itu Budi Doremi, penyanyi yang terkenal berkat single berjudul “Do Re Mi” juga turut memesan makanan yang dimasak langsung/live cooking.

“Ternyata sekarang di kereta api ada live cooking, pesan makanan yang langsung dimasak. Saya sekarang pesan beberapa menu, salah satunya nasi sei sapi yang rasanya gurih, enak, pedas. Jadi bikin tambah nyaman dan senang selama perjalanan,” ungkap Budi Doremi.

Tidak hanya menghadirkan berbagai kemudahan tansaksi dan varian menu baru. Dari sisi penyajian, KAI juga terus berinovasi dengan menghidangkan makanan dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

KAI memberikan perhatian pada isu pemanasan global dan pengelolaan sampah terutama sampah plastik. Terbaru, KAI menyajikan makanan dengan kemasan yang dibuat dari serat jagung. Kemasan tersebut mulai digunakan sejak 2 Juli 2021 di Kereta Argo Bromo Angrek untuk makanan yang dimasak langsung/Live Cooking.

Vice President Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan berbagai inovasi tersebut dihadirkan sebagai bentuk memberikan pelayanan prima. Salah satunya dengan memberikan pengalaman berkesan bagi penikmat perjalanan kereta api.

“Harapannya, layanan ini dapat mengobati kerinduan para penikmat perjalanan kereta api serta memberikan pengalaman berkesan saat berkuliner. KAI terus melakukan inovasi salah satunya dengan memberikan customer experience berbeda. Selain waktu tempuh beberapa kereta api dibuat jauh lebih cepat, KAI terus memberikan pelayanan yang jauh lebih baik. Sesuai tema HUT ke-76 KAI, Melayani Lebih Cepat dan Lebih Baik,” tutup Joni. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jalasenastri Donasi Sembako kepada Korban Bencana Gunung Semeru Lumajang

Kamis, 09 Desember 2021 - 11:00 WIB

Jalasenastri Donasi Sembako kepada Korban Bencana Gunung Semeru Lumajang

Sejumlah 44 Koli diserahkan dengan disaksikan Danlanud Abd. Saleh Marsma TNI Zulfahmi S.Sos., M.Han., dan Kadisops Lanud Abd. Saleh Kolonel Pnb Subhan, S.T dengan harapan dapat membantu meringankan…

Kecap Sedaap Rayakan Semangat Inovasi dalam Dunia Kuliner Nelalui Gerakan Revolusi Sedaap

Kamis, 09 Desember 2021 - 10:59 WIB

Kecap Sedaap Rayakan Semangat Inovasi dalam Dunia Kuliner Nelalui Gerakan Revolusi Sedaap

Eksplorasi dan inovasi terjadi di mana-mana. Setiap harinya, kita mempelajari hal-hal baru yang menarik melalui inovasi sebagai bentuk dari eksplorasi, tak terkecuali dunia kuliner. Didukung…

Prasetiya Mulya Perkuat Persepsi Sains Positif

Kamis, 09 Desember 2021 - 10:38 WIB

Sambut Babak Baru Dunia Bisnis, Prasetiya Mulya Perkuat Persepsi Sains Positif

Universitas Prasetiya Mulya melepaskan 1.022 lulusan terbaiknya dengan menggemakan “Pemupukan Persepsi Sains yang Positif dan Pemajuan Bisnis Berbasis STEM di Indonesia”

POLWAN RI Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru Lumajang

Kamis, 09 Desember 2021 - 10:30 WIB

POLWAN RI Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru Lumajang

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, kegiatan Polwan peduli erupsi Gunung Semeru ini dipimpin oleh Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri Brigjen Apriastini Baktibugiansri selaku…

Royal Malewane, Afrika Selatan

Kamis, 09 Desember 2021 - 10:25 WIB

Gegara Omicron, Sektor Pariwisata dan Safari di Afrika Selatan Mengalami Kekacauan

Setelah varian terbaru dari Covid-19, Omicron ditemukan di Afrika, semua negara di seluruh dunia mulai memberlakukan pembatasan perjalanan di Afrika Selatan. Larangan perjalanan baru-baru ini…