INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Adi Sarana Armada Tbk (“ASSA”) emiten yang bergerak di bidang mobilitas, logistik dan penunjangnya, dengan tiga pilar bisnis utama, yaitu bisnis mobilitas (rental kendaraan, jasa pengemudi, car sharing), bisnis jual-beli kendaraan (Lelang-JBA dan Online Marketplace kendaraan-Caroline), serta end-to-end logistic (logistik dan kurir ekspress-Anteraja), menangkap peluang dari peningkatan mobilitas pasca pandemi untuk lini bisnis rental dan lelang kendaraan otomotif.
Sepanjang Semester I-2021, bisnis lelang otomotif ASSA melalui anak usaha PT JBA Indonesia (“JBA”) berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 13% untuk lelang mobil atau mencapai sebanyak 21.000 unit dibanding periode yang sama setahun sebelumnya.
Sejak 2019, JBA telah mengembangkan sistem lelang online untuk menarik lebih banyak peserta yang turut serta dalam pelelangan. Bahkan sejak 2020 sistem lelang online juga dikembangkan menjadi aplikasi digital yang bisa diunduh dari Google Play Store dan Apple App Store sehingga meningkatkan peserta lelang di masa pandemi. Selain itu, selama pandemi ASSA Rent juga terus meningkatkan layanan ke segmen-segmen seperti sektor pemerintahan dan logistik.
Jany Candra selaku Direktur ASSA mengungkapkan, “Pendemi Covid-19 dan pemberlakukan pembatasan sosial oleh Pemerintah turut mendorong peningkatan jumlah kendaraan yang ditransaksikan melalui balai lelang. Diharapkan tren ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun mengingat selama pandemi minat masyarakat dalam membeli kendaraan pribadi lebih tinggi untuk menghindari penularan virus Covid-19 melalui transportasi umum.”
Dalam rangka menggenjot kinerja lini bisnis lelang otomotif di tahun ini, ASSA melalui JBA Indonesia terus memperluas jaringan di tiga kota yaitu Bandung, Kalimantan dan Sulawesi. “Langkah ini sebagai bagian dari upaya JBA dalam menjangkau lebih banyak customer terutama dari kota Indonesia bagian Timur,” tambah Jany.
Asal tahu saja, IFC per 27 Juli 2021 juga telah menjadi pemegang saham ASSA setelah proses penerbitan Obligasi Konversi selesai. Selain itu, potensi peningkatan bisnis ASSA dari bisnis rental dan lelang akan melengkapi kenaikan pilar bisnis logistik ASSA lainnya dari bisnis kurir Anteraja yang menjadi pendorong utama bisnis ASSA di tahun 2021 ini. Prodjo Sunarjanto selaku Presiden Direktur ASSA menutup paparan publik sambil menegaskan,"Kami sangat optimis pendapatan dan laba bersih ASSA di akhir 2021 diproyeksikan bisa meningkat di atas 30% dibanding akhir tahun sebelumnya," ujarnya.