INDUSTRY.co.id - Jakarta – Desainer sekaligus label fesyen premium Tities Sapoetra kembali menunjukkan eksistensinya di panggung mode nasional melalui koleksi terbaru bertajuk THRESHOLD dalam ajang BRI JF3 Fashion Festival 2026.
Koleksi ini mengangkat tema tentang keindahan transisi hidup, menghadirkan karya-karya yang memadukan kemewahan kontemporer dengan storytelling yang mendalam.
THRESHOLD lahir dari gagasan mengenai fase kehidupan ketika seseorang berada di antara masa lalu dan masa depan. Bukan sekadar merayakan hasil akhir, koleksi ini menyoroti perjalanan menuju perubahan sebagai proses yang penuh makna.
Melalui permainan warna, siluet, dan material yang berkembang secara bertahap, Tities Sapoetra menghadirkan visualisasi transformasi yang elegan. Warna-warna terang perlahan berubah menjadi nuansa yang lebih kaya, sementara bentuk busana yang semula lembut berkembang menjadi siluet yang lebih tegas dan terstruktur.
Material yang digunakan pun mengalami evolusi, dari tekstil ringan menuju kain dengan karakter yang lebih kuat. Perubahan tersebut menjadi metafora perjalanan seseorang dalam menemukan identitas baru tanpa meninggalkan jejak masa lalunya.
Sebagai lini utama (flagship line) dari brand Tities Sapoetra, label ini telah dikenal luas melalui pendekatan desain yang mewah dan penuh detail. Setiap koleksi selalu menonjolkan craftsmanship berkualitas tinggi yang terinspirasi dari teknik couture.
Dalam THRESHOLD, ciri khas tersebut kembali diperlihatkan melalui bordir presisi, beadwork yang rumit, embellishment eksklusif, hingga konstruksi busana yang dikerjakan secara detail oleh para artisan.
Perpaduan draperi yang mengalir dengan teknik tailoring yang presisi menghasilkan siluet yang feminin, anggun, namun tetap memiliki karakter kuat. Seluruh elemen tersebut semakin mempertegas posisi Tities Sapoetra sebagai salah satu label premium Indonesia yang mengedepankan kualitas dan nilai artistik.
Terinspirasi dari Momen Perubahan dalam Kehidupan
Konsep THRESHOLD berangkat dari pengalaman universal yang hampir dialami setiap orang, yakni berada di titik perubahan ketika masa lalu mulai ditinggalkan, sementara masa depan masih dalam proses diraih.
Alih-alih menggambarkan transformasi sebagai perubahan yang instan, koleksi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan sejati hadir melalui perubahan-perubahan kecil yang perlahan membentuk identitas seseorang.
Narasi tersebut diwujudkan dalam setiap tampilan busana yang menggambarkan keseimbangan antara kelembutan dan kekuatan, gerak dan struktur, serta kesederhanaan yang berpadu dengan kemewahan.
Menegaskan eksklusivitasnya, koleksi THRESHOLD akan diproduksi dalam jumlah terbatas. Beberapa rancangan bahkan hanya tersedia melalui sistem made-to-order, sehingga setiap karya tetap mempertahankan nilai eksklusif serta kualitas pengerjaan yang tinggi.
Selama ini, Tities Sapoetra juga terus memperkuat posisinya sebagai label premium Indonesia dengan tampil di berbagai ajang fesyen bergengsi, baik di dalam negeri maupun di Paris.
Melalui THRESHOLD, Tities Sapoetra kembali menegaskan komitmennya untuk membawa kreativitas Indonesia ke panggung internasional melalui perpaduan craftsmanship, desain kontemporer, dan storytelling yang kuat.
Koleksi ini menjadi bukti bahwa karya fesyen lokal mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan akar budaya, kualitas, dan autentisitas yang menjadi identitasnya.