Mantap! Tenant KEK Kendal, PT D&V International Makmur Gemilang Sukses Lakukan Ekspor Perdana Produk Hospital Bed

Oleh : Hariyanto | Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:21 WIB

PT D&V International Makmur Gemilang Lakukan Ekspor Perdana Produk Hospital Bed
PT D&V International Makmur Gemilang Lakukan Ekspor Perdana Produk Hospital Bed

INDUSTRY.co.id - Kendal - Salah satu perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal yaitu PT D&V International Makmur Gemilang meluncurkan produk ekspor pertamanya berupa produk tempat tidur rumah sakit dan furniture (Hospital Bed & Furniture) dengan merek Platinum Inspiration pada Selasa (31/8/2021). 

Seremonial pelepasan ekspor perdana tersebut digelar di pabrik mereka yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal dengan melepas tiga kontainer pertama yang diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan tujuan ekspor Malaysia.

PT D&V International Makmur Gemilang sendiri merupakan bagian dari DV Medika Group yang telah lama berpengalaman di bidang industri alat kesehatan sejak tahun 1999. 

Dalam kesempatan tersebut Steven Lee selaku CEO DV Medika menyampaikan bahwa setelah berdiri lebih dari 20 tahun sebagai produsen alat kesehatan asal Indonesia, akhirnya mereka dapat mewujudkan mimpi untuk menggapai pasar global dengan merek Platinum Inspiration.

 “Kami sungguh bersyukur dapat melakukan ekspor perdana kami di tengah suasana bulan kemerdekaan Indonesia. Kami bangga dapat ikut mengharumkan nama Indonesia melalui produk lokal yang berhasil bersaing di pasar internasional. Dengan merk Platinum Inspiration ini kami berharap dapat menjadi inspirasi industri alat kesehatan dan farmasi untuk tetap optimis dan bersama-sama memajukan produk alat kesehatan asal negeri sendiri” tuturnya.
 
Menurut Ir. Sodikin Sadek, M.Kes yang merupakan Direktur Penilaian Alkes dan PKRT Kemenkes RI, di saat pandemi seperti ini kebutuhan alat kesehatan cukup tinggi, namun sekitar 87 persen ketersediaan alat kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh produk impor. 

“Tempat tidur rumah sakit masuk dalam 10 besar jenis alat kesehatan dengan konsumsi terbesar. Oleh karena itu pemerintah berharap industri alat kesehatan dan farmasi semakin maju, sehingga dapat memenuhi kebutuhan nasional dengan produksi dalam negeri” kata Sodikin Sadek secara virtual dalam acara seremoni Ekspor Perdana PT D&V International Makmur Gemilang. 

Dalam acara seremoni tersebut turut hadir Drg. Arianti Anaya, MKM (Plt. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI) untuk menyampaikan ucapan selamat kepada PT D&V International Makmur Gemilang dan harapan kepada seluruh pelaku industri alat kesehatan dan farmasi agar kedepannya Indonesia mampu mandiri dan mampu membangun sistem ketahanan kesehatan.  

Adapun dalam kesempatan yang sama Founder & Chairman DV Medika, Vincentius Lianto menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dan mendukung kesuksesan bisnisnya seperti Kementerian Kesehatan, pihak rumah sakit, dan salah satunya kepada developer kawasan industri di mana pabriknya  melakukan ekspor perdana. 

Acara seremoni dan pelepasan ekspor perdana yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jl. Wanamarta 38 tersebut dapat berjalan dengan lancar mesekipun dengan prosedur kesehatan yang cukup ketat.

Stanley Ang selaku Presiden Direktur dari Kawasan Ekonomi Khusus Kendal (PT Kawasan Industri Kendal) dalam kesempatan yang berbeda turut menyampaikan harapannya untuk PT D&V International Makmur Gemilang. 

"PT D&V International Makmur Gemilang telah beroperasi di Kawasan Industri Kendal sejak awal tahun 2020. Terbilang cukup baru, namun sangat membanggakan bahwa mereka berhasil melaksanakan ekspor perdananya hari ini," ungkapnya.

"Kami berharap hal ini dapat menjadi motivasi dan role model bagi pelaku industri alat kesehatan dan farmasi lainnya. Kami juga berharap kedepannya akan lebih banyak industri alat kesehatan dan farmasi lainnya yang masuk kedalam Kawasan Industri Kendal," pungkas Stanley Ang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi produksi keramik

Rabu, 04 Oktober 2023 - 17:00 WIB

Utilisasi Produksi Keramik Nasional Menurun, Ini Biang Keroknya

Industri keramik nasional tengah mengalami penurunan kinerja. Berdasarkan catatan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), tingkat utilisasi produksi keramik nasional periode Januari…

Pekerja di pabrik keramik (Ist)

Rabu, 04 Oktober 2023 - 16:30 WIB

Asaki: Kenaikan Harga Gas PGN yang Terselubung Picu Deindustrialisasi & Ancaman PHK

Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) sangat menyayangkan dan keberatan terkait kebijakan PT Perusahaan Gas Negara atau PGN yang membatasi pemakaian gas maksimal sebesar 67%.

Loemongga Haoemasan, Perempuan Indonesia Pertama Raih Real Estate Personality of The Year 2023

Rabu, 04 Oktober 2023 - 16:01 WIB

Loemongga Haoemasan, Perempuan Indonesia Pertama Raih Real Estate Personality of The Year 2023

PropertyGuru Indonesia menggelar penghargaan properti kesembilan kalinya pada Jumat malam (15/9/2023). Sebanyak 42 penghargaan diberikan kepada para insan pengembang, termasuk penghargaan Indonesia…

Di Depan Pelaku Teknologi Perikanan dari 29 Negara, ID FOOD Gandeng D3Labs Terapkan Bursa Ikan Berbasis Blockchain

Rabu, 04 Oktober 2023 - 15:59 WIB

Di Depan Pelaku Teknologi Perikanan dari 29 Negara, ID FOOD Gandeng D3Labs Terapkan Bursa Ikan Berbasis Blockchain

Nusa Dua, Bali - Upaya penguatan sektor perikanan nasional terus didorong salah satunya melalui penerapan digitalisasi pada proses bisnis perikanan sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Migas Ilustrasi

Rabu, 04 Oktober 2023 - 15:45 WIB

Produsen Serat dan Benang Filamen Tolak Mentah-mentah Pembatasan Kuota Gas Sebesar 67%

Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) secara tegas menolak pemberlakuan pembatasan kuota gas sebesar 67%. Sebelumnya, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam surat edarannya…