Pabrik Baja Berkapasitas 500 Ribu Ton Siap Beroprasi Juni 2017

Oleh : Ridwan | Rabu, 24 Mei 2017 - 16:58 WIB

Ilustrasi Pabrik Besi dan Baja (Mikael Karlsson /EyeEm/Getty Images)
Ilustrasi Pabrik Besi dan Baja (Mikael Karlsson /EyeEm/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Presiden Direktur of Osaka Steel, Junji Uchida hari ini melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta. Pertemuan ini terkait rencana peresmian pabrik PT Krakatau Osaka Steel yang memproduksi baja tulangan, baja profil, baja chanel, dan flat bar mencapai 500.000 ton per tahun pada bulan Juni 2017.

Osaka Steel merupakan supplier terbaik di Jepang yang dapat mensuplai baja untuk pembangunan menara transmisi. Osaka Steel yakin dapat mendukung pembangunan menara transmisi khususnya berkontribusi dalam proyek 35.000 MW.

"Beroperasinya pabrik Krakatau Osaka mengurangi ketergantungan Indonesia atas komponen konstruksi impor. Sebagai contoh, penggunaan baja tulangan berdiameter 50 milimeter produksi Krakatau Osaka sebagai struktur pilar jalan tol layang Jakarta-Cikampek," ungkap Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta (24/5/2017).

Menurut Putu, baja yang dihasilkan Osaka Steel memiliki kekhususan karena bahan bakunya masih impor dan belum ada di dalam negeri.Dan Osaka Steel merupakan supplier terbaik di Jepang yang dapat mensuplai baja untuk pembangunan menara transmisi.

Disisi lain, Junji Uchida mengatakan, perusahaannya telah siap untuk mensuplai bahan baku baja kepada banyak customer untuk konstruksi menara. Produknya adalah besi siku, besi beton, atau lainnya.

"Dari 500.000 ton per tahun kapasitas, diperkirakan produksinya akan mencapai sekitar 300.000 ton hingga 350.000 ton pada tahun 2017. Serta pada tahun 2019 baru akan mencapai target 500.000 ton," terangnya.

Seperti diketahui, PT Krakatau Osaka Steel berencana memproduksi baja tulangan berdiamater 50 milimeter. Produk yang diberi nama s50 tersebut bisa menghemat waktu dan kebutuhan baja proyek konstruksi bangunan, pelabuhan, jembatan, hingga jalan tol.

Ini bisa mengurangi berat fondasi, meningkatkan kekuatan struktur, dan memberikan lebih banyak ruang. Tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga meningkatkan kecepatan konstruksi, tutup Uchida.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raisa

Minggu, 05 April 2020 - 13:15 WIB

VLIVE Mendorong Para Artis dan Penggemar Tetap di Rumah

Platform komunitas hiburan global dari Naver Corp, VLIVE, mengajak sejumlah artis dan influencers Indonesia yang tergabung dalam channel VLIVE dalam untuk ikut serta dalam kampanye V PAKET #dirumahaja…

Tips untuk Bekerja atau Belajar dari Rumah

Minggu, 05 April 2020 - 13:15 WIB

Tips untuk Bekerja atau Belajar dari Rumah

Kerja dan Belajar dari Rumah (work from home, school from home) menjadi tren global beberapa waktu terakhir ini.

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

Minggu, 05 April 2020 - 13:00 WIB

PT Indika Energy Tbk Raub Laba sebesar US$ 75,5 Juta di Tahun 2019

Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk. (Perseroan) merilis Laporan Keuangan konsolidasi yang diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2019. Perseroan berhasil membukukan…

Obat Kloroquin (foto - Antara)

Minggu, 05 April 2020 - 12:41 WIB

dr. Siti Nadia Tirmizi: Bukan Obati Malaria, Klorokuin adalah Obat Covid-19

Klorokuin saat ini dijadikan sebagai obat Covid-19. Beredar di masyarakat bahwa klorokuin merupakan obat malaria yang masih digunakan. Padahal, Klorokuin tersebut sudah tidak lagi digunakan…

Sony Heru Priyanto, Peneliti President University

Minggu, 05 April 2020 - 12:25 WIB

Meningkatkan Kegiatan CSR di Masa Wabah Covid-19

CSR adalah bagian tak terpisahkan dari perusahaan apakah perusahaan itu untung atau tidak. Ketika perusahaan berdiri, wajib hukumnya untuk menyelenggarakan CSR sebagai bentuk tanggung jawabnya.…