INDUSTRY.co.id - Medan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Destinasi Super Prioritas Danau Toba pada 26 - 28 Maret 2021.

Advertisement

Dalam kunjungannya kali ini, Menparekraf Sandiaga menyempatkan diri meninjau Sosialisasi dan Pendampingan  Pendaftaran Program Kartu Prakerja untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di sekitar destinasi super prioritas Danau Toba.

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi langkah konkret Kementerian Perekonomian yang memasukkan sektor parekraf ke dalam peneriman kartu prakerja.

Advertisement

"5,5 juta masyarakat Indonesia sudah merasakan kemudahan dan manfaat kartu prakerja. Program ini sangat luar biasa, menyentuh apa yang diperlukan oleh masyarakat," kata Sandiaga Uno.

Menurut Sandi, di masa pandemi Covid-19, pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 35 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata.

Advertisement

Selain itu, setoran devisa dari sektor pariwisata juga mengalami kontraksi yang sangat tajam, dari USD 16,8 miliar di tahun 2019 menjadi USD 3,3 - 4 miliar di tahun 2020.

"Selama pandemi tidak sedikit tenaga kerja di sektor parekraf yang di PHK, dan dirumahkan. Tetapi mereka tetap tangguh dan dengan program kartu prakerja ini diharapkan dapat memupuk semangat dan memberikan motivasi kepada mereka," jelasnya.

Advertisement

Diungkapkan Sandiaga Uno, banyak manfaat yang bisa dirasakan para pelaku parekraf dari program kartu prakerja. "Bukan hanya mendapatkan pelatihan dan insentif saja, para penerima kartu prakerja juga bisa menikmati program KUR Super Mikro yang disediakan oleh perbankan untuk para pelaku parekraf mengajukan pembiayaan untuk modal kerja," papar Sandiaga.

"Selain itu, program kartu prakerja juga membuka peluang untuk meningkatkan kompetensi, membuka usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan," tambahnya.

Menparekraf memastikan para pelaku sektor parekraf bisa 'on boarding' dan berpartisipasi secara aktif dalan program kartu prakerja.

"Harapannya, program ini dapat menjangkau desa-desa di sekitar Danau Toba, karena bukan hanya di centralnya saja tetapi pedesaan juga perlu tersentuh program yang memiliki banyak manfaat ini," jelas Sandi.

Ia pun menargetkan dari 35 juta pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, 20 sampai 25 persennya bisa ikut serta dalan program kartu prakerja.