INDUSTRY.co.idPandeglang - Ratusan pesepeda memadati kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, untuk mengikuti Fun Bike Tanjung Lesung 2026 pada Minggu (26/7/2026). Ajang bersepeda sejauh 18 kilometer ini menjadi bagian dari upaya mendorong sport tourism sekaligus memperkenalkan potensi wisata Tanjung Lesung kepada masyarakat yang lebih luas.

Sejak pukul 06.00 WIB, peserta sudah memadati titik start di kawasan Exit Tol Panimbang, meski acara baru dimulai pukul 07.30 WIB. Peserta datang bersama keluarga, teman, hingga komunitas sepeda dari berbagai daerah.

Salah satu peserta asal Sobang, Pandeglang, Wahid mengaku menikmati suasana acara yang memadukan olahraga, hiburan, dan silaturahmi antarkomunitas.

“Selain berolahraga, kami bisa bertemu komunitas sepeda lain. Acaranya meriah, ada hiburan, tari daerah, musik, dan doorprize. Kebetulan saya dapat hadiah Rp2 juta,” ujarnya.

Advisor dan Konsultan Bike to Work (B2W) Indonesia, Poetoet Soedarjanto menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan Tanjung Lesung memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism berbasis lingkungan.

Menurutnya, komunitas sepeda siap berkolaborasi untuk menghadirkan event yang lebih besar pada tahun depan, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM lokal dan konsep penyelenggaraan yang minim sampah.

Direktur Operasional Tanjung Lesung Ivonne Anggraini mengatakan, pihaknya berencana menjadikan Fun Bike Tanjung Lesung sebagai agenda tahunan.

“Kami ingin kegiatan ini terus berkembang, baik dari sisi penyelenggaraan maupun rute, agar semakin menarik bagi komunitas sepeda sekaligus mendukung promosi Tanjung Lesung sebagai destinasi sport tourism,” kata Ivonne.

Sementara itu, Managing Director Tanjung Lesung Widi Widiasmanto menyebut, pemilihan rute dari Exit Tol Panimbang menjadi simbol pentingnya percepatan pembangunan akses menuju Tanjung Lesung.

“Jika akses tol semakin baik, minat wisatawan maupun investor ke Tanjung Lesung akan ikut meningkat,” ujarnya.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut dan menilai kegiatan seperti fun bike mampu meningkatkan daya tarik wisata daerah.

“Pandeglang memiliki potensi wisata pantai, pegunungan, budaya, hingga religi. Dengan dukungan infrastruktur dan kolaborasi berbagai pihak, sektor pariwisata diharapkan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Selain kegitan bersepada, cara juga dimeriahkan dengan marching bang, bazar ekonomo kreatif, hiburan, dan pembagian doorprize jutaan rupiah. Kehadiran pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperkuat promosi wisata Tanjung Lesung sebagai destinasi ungulan Banten.