INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Chitose Internasional Tbk (CINT) membukukan kinerja yang lebih solid pada semester I 2026. Emiten manufaktur furnitur ini berhasil mencatat lonjakan laba bersih seiring peningkatan penjualan, terutama dari segmen perkantoran dan pendidikan yang menjadi penopang utama bisnis perseroan.

Berdasarkan laporan kinerja hingga 30 Juni 2026, CINT membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp11,4 miliar. Angka tersebut melonjak 384% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp2,3 miliar. Di saat yang sama, pendapatan perseroan meningkat 26% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp259,21 miliar.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh hampir seluruh lini usaha yang mencatatkan kinerja positif. Segmen furnitur perkantoran menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan nilai sebelum eliminasi mencapai Rp179,4 miliar atau naik 69% dibandingkan Rp105,9 miliar pada semester I 2025.

Sementara itu, segmen pendidikan juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Pendapatan sebelum eliminasi dari segmen ini mencapai Rp121,7 miliar atau meningkat 36% dibandingkan Rp89,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur PT Chitose Internasional Tbk, R. Nurwulan Kusumawati, mengatakan capaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memperkuat portofolio bisnis dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Seluruh segmen usaha Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan positif sepanjang semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam memperluas portofolio produk, melakukan diversifikasi bisnis, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Nurwulan.

Memasuki paruh kedua tahun ini, CINT optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan seiring prospek industri furnitur domestik yang dinilai masih menjanjikan. Perseroan melihat permintaan furnitur dari sektor perkantoran, pendidikan, fasilitas kesehatan, perhotelan, hingga restoran masih berpotensi meningkat.

Menurut manajemen, pembangunan fasilitas pendidikan yang terus berlangsung serta meningkatnya kebutuhan akan furnitur perkantoran dan pendidikan yang modern menjadi faktor utama yang akan menopang permintaan pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Nurwulan menambahkan, perseroan akan memanfaatkan momentum tersebut dengan terus menghadirkan inovasi produk untuk menjawab perubahan kebutuhan konsumen sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.

“Kami melihat tingginya permintaan dari segmen pendidikan dan perkantoran sebagai momentum strategis untuk mempercepat pertumbuhan Perseroan. Seiring hadirnya generasi pengguna baru dengan preferensi ruang belajar dan kerja yang terus berkembang, Chitose Internasional berkomitmen menghadirkan inovasi produk yang tidak hanya menjawab kebutuhan pasar, tetapi juga memperkuat daya saing dan memperluas peluang bisnis di masa depan,” tutupnya.