INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan kinerja keuangan yang tetap solid pada semester I 2026 di tengah konsumen yang semakin selektif dalam membelanjakan uangnya. Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 24,5% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp4,6 triliun, ditopang oleh kenaikan jumlah transaksi dan ekspansi jaringan toko.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba kotor MR.D.I.Y. Indonesia meningkat 15,7% YoY menjadi Rp2,4 triliun. Sementara itu, laba bersih naik 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp590,7 miliar.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan capaian tersebut menunjukkan strategi perusahaan yang mengedepankan aksesibilitas dan keterjangkauan masih relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama ketika konsumen semakin berhati-hati dalam mengelola pengeluaran.

"Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata. Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Edwin dalam keterangan resmi, Jumat (31/7).

Perseroan mencatat jumlah transaksi meningkat 23,3% pada semester pertama tahun ini. Pertumbuhan tersebut didorong oleh bertambahnya jaringan toko dan tingginya permintaan terhadap produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Untuk memperluas jangkauan pasar, MR.D.I.Y. Indonesia membuka 130 toko baru sepanjang semester I 2026. Dengan tambahan tersebut, total jaringan ritel perusahaan mencapai 1.349 toko yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Edwin mengatakan ekspansi itu merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan produk bernilai terbaik lebih dekat kepada masyarakat.

"Ekspansi kami bertujuan membawa produk bernilai terbaik lebih dekat kepada komunitas di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan memperluas akses keluarga Indonesia terhadap produk yang terjangkau dan diandalkan, kami membantu mereka mendapatkan manfaat terbaik dari setiap rupiah yang dibelanjakan," katanya.

Di tengah tekanan terhadap daya beli rumah tangga, MR.D.I.Y. Indonesia juga memperkuat model pengadaan, integrasi rantai pasok, serta efisiensi distribusi nasional agar tetap mampu menawarkan harga yang kompetitif. Langkah tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam mempertahankan proposisi nilai "Hemat, Lengkap, Dekat".

Perseroan juga menjalankan sejumlah program keterjangkauan, seperti "Harga Tetap Sama" untuk menjaga stabilitas harga produk, program "Super Bombastis" yang menawarkan harga khusus berbagai kebutuhan sehari-hari, hingga kampanye "Back to School" yang menyediakan perlengkapan sekolah dengan harga terjangkau.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil menilai efisiensi operasional menjadi faktor utama yang menjaga profitabilitas perusahaan di tengah ekspansi bisnis.

"Kinerja kami menunjukkan bahwa keterjangkauan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan. Eksekusi yang disiplin, integrasi rantai pasok yang solid, serta skala bisnis yang semakin besar memastikan kami mampu menjaga efisiensi pembiayaan dan menawarkan harga kompetitif untuk pelanggan. Kapabilitas ini tetap menjadi kunci dalam upaya kami terus memperluas jaringan dan membangun platform yang lebih efisien untuk pertumbuhan jangka panjang," ujar Rika.

Selain memperkuat bisnis inti, MR.D.I.Y. Indonesia juga melanjutkan program tanggung jawab sosial melalui inisiatif "MR.D.I.Y. Untuk Indonesia" yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan UMKM.

Sepanjang semester I 2026, perusahaan telah membagikan sekitar 10.000 STEM Kit kepada anak-anak Indonesia. Di bidang lingkungan, MR.D.I.Y. memperluas kerja sama dengan Rekosistem melalui penyediaan fasilitas drop box daur ulang di 52 toko. Sementara pada pilar pemberdayaan UMKM, perusahaan terus memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha kecil serta mitra pemasok lokal guna memperkuat rantai pasok nasional.

"Dengan bisnis yang semakin tumbuh, kemampuan kami untuk memberikan dampak yang lebih bernilai kepada masyarakat juga semakin besar. Melalui MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, kami memberdayakan komunitas dan mendorong keberlanjutan lingkungan di wilayah kami beroperasi. Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," tutup Edwin.