PLN dan BPPT Teken MoU, Tingkatkan Penggunaan TKDN Nasional

Oleh : Hariyanto | Jumat, 26 Februari 2021 - 10:45 WIB

PLN Ilustrasi
PLN Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengenai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Ketenagalistrikan, Rabu (24/2/2021). Upaya ini juga menjadi langkah PLN untuk mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Bersamaan dengan penandatanganan ini, juga dilaksanakan Webinar dengan tema ‘Peran Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Ketenagalistrikan dalam Pembangunan Nasional’ yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BPPT Hammam Riza dan Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini. 

"Kta patut berbangga karena komitmen penggunaan produk dalam negeri kian nyata melalui penanda tanganan antara PLN dan BPPT. Melalui Kerjasama ini, diharapkan produk-produk dalam negeri mampu memenuhi spesifikasi dan berkualitas tinggi," kata Menko Luhut dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (26/2/2021).

"Dorongan terhadap penggunaan produk dalam negeri akan menciptakan multiplier effect yang akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada produk dari luar negeri," lanjut Luhut.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPT, Hammam Riza menyampaikan, nota kesepahaman ini diharapkan dapat turut mendorong kebangkitan ekonomi nasional di tengah kondisi pandemi.

“Ketenagalistrikan merupakan infrastruktur utama dalam pembangunan Indonesia. Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) ketenagalistrikan penting untuk dilaksanakan dan didukung oleh semua pihak guna meningkatkan kesempatan lapangan kerja di sektor manufaktur dan mampu menghemat devisa dan bahkan meningkatkan ekspor non-migas Indonesia,” tutur Hammam Riza. 

“PLN melaksanakan pembangunan ketenagalistrikan dengan komitmen mengutamakan industri dalam negeri sebagai implementasi peraturan perundangundangan, sehingga hal tersebut merupakan suatu peluang bagi industri-industri dalam negeri lebih berperan sekaligus meningkatkan kapabilitas industrinya,” jelas Dirut PLN, Zulkifli Zaini. 

Zulkifli menambahkan, pihaknya membutuhkan sinergi dari para stakeholders dalam implementasi P3DN. Harapannya, keterlibatan industri dalam negeri sebagai mitra kerja pada pembangunan ketenagalistrikan bisa berjalan secara optimal, sesuai kapabilitas dan secara makro sehingga dapat meningkatkan perekonimian nasional. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dalam pertemuan lanjutan itu AWG sampaikan terima kasih dan memberikan cinderamata kepada Prof Sudarnoto

Minggu, 18 April 2021 - 23:16 WIB

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Aqsa Working Group (AWG) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof. DR. Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan, pembangunan Rumah Sakit Indonesia…

EZVIZ C3N telah dilengkapi mode deteksi gerakan dengan tenaga kecerdasan buatan

Minggu, 18 April 2021 - 22:16 WIB

Cegah Tangan Jahil, Awasi Tanaman Hidroponik dengan Kamera Pintar

Tren bertanam secara hidroponik kian populer di tengah kondisi pandemi seperti ini. Kemudahan dalam bertanam hingga kebutuhan modal yang relatif sedikit untuk merawat tanaman metode hidroponik…

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/5). (BPBD Kabupaten Flores Timur))

Minggu, 18 April 2021 - 21:25 WIB

Luar Biasa! Bantuan Logistik di Daerah Terisolir NTT Terus Mengalir

Jakarta - Distribusi bantuan ke daerah terisolir mulai dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Nusa Tenggara Timur, Kamis (15/4/2021). Pemerintah melibatkan helikopter untuk mencapai…

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus memacu realisasi penyaluran kredit dengan menggelar akad massal. Terlampir siaran pers dan semoga bermanfaat. Terima kasih

Minggu, 18 April 2021 - 21:20 WIB

Gokil...Pacu Realisasi Kredit, 1 Cabang Bank BUMN Ini Gelar Akad Massal Untuk 600 Rumah

Jakarta-Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional terus didorong oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Nurul Arifin (Foto Dok DPR.go.id)

Minggu, 18 April 2021 - 20:40 WIB

Nurul Arifin Dukung Upaya Kementerian Prabowo Tingkatkan Anggaran Pertahanan dari Rp137 Triliun Menjadi Rp300 Triliun

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menilai peran TNI tidak lagi semata-mata menjalankan peran konvensional, seperti berperang secara fisik. TNI harus mengembangkan perannya dengan mempertahankan…