Tinjau Infrastruktur Irigasi Food Estate di NTT, Presiden Jokowi Minta Menteri Basuki Bangun Bendungan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 23 Februari 2021 - 16:35 WIB

Presiden Jokowi saat meninjau lumbung pangan di NTT
Presiden Jokowi saat meninjau lumbung pangan di NTT

INDUSTRY.co.id - Sumba Tengah – Di sela-sela kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Food Estate di Bukit Ngora Lenang, Lai Patedang, Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (23/2/2020).

Pusat pengembangan tanaman pangan di NTT diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 - 2024.

Hadir juga dalam kunjungan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pada tahap awal pemerintah baru menyiapkan 5.000 hektare lahan untuk food estate atau lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah. Dari total 5.000 hektare lahan yang telah tersedia, 3.000 hektare akan ditanam padi dan 2.000 hektare sisanya akan ditanami jagung.

“Tapi ke depan akan diperluas lagi dengan perluasan 10.000 hektare yang nanti dibagi 5.600 hektare untuk padi dan 4.400 untuk jagung,” kata Presiden.

Lebih lanjut Presiden meminta Kementerian PUPR untuk mendukung food estate di Kabupaten Sumba Tengah dengan membangun waduk atau bendungan."Karena waduk atau bendungan ini nantinya akan mendukung pembangunan food estate atau lumbung pangan yang dibangun di wilayah tersebut," ujar Presiden.

"Saya yakini food estate Kalimantan Tengah, Sumut dan NTT ini akan bisa membangun sebuah ketahanan pangan yang baik," tambah Presiden.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kunci dari program pengembangan food estate adalah ketersediaan air untuk irigasi, bersamaan dengan teknologi pertaniannya.

"Sinergi perencanaan infrastruktur irigasi dan pertanian yang dilakukan antara Kementerian PUPR bersama Kementan bertujuan untuk mengembangkan food estate yang modern dan terintegrasi dari hulu ke hilir," terang Menteri Basuki.

Dalam mendukung irigasi pertanian pada Food Estate di Kabupaten Sumba Tengah, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, Ditjen Sumber Daya Air membangun sumur bor berkapasitas 6 liter/detik dan embung dengan kapasitas tamping 850.000 m3.

Sumur bor dibangun sebanyak 7 unit dengan kedalaman pengeboran 57-70 meter. Masing-masing sumur menggunakan tenaga solar cell dengan jarak antara titik sumur bor ke saluran pembagi sejauh 1,5 Km. Dari 7 sumur bor berkapasitas 50,59 liter/detik dapat memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian seluas 50,59 hektar. Sedangkan untuk embung akan menambah areal layanan seluas 200 hektar.

Setelah selesai meninjau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Presiden Joko Widodo beserta rombongan melanjutkan menuju Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT untuk meresmikan Bendungan Napun Gete.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 07 Maret 2021 - 15:40 WIB

Buat Apa Impor 1 Juta Ton! Toh Beras Petani Bisa Diserap

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Aliyth Prakarsa menyayangkan adanya kebijakan impor 1 juta beras melalui Perum Bulog untuk memenuhi cadangan beras nasional. Menurut Aliyth,…

Ketum Demokrat AHY dan Ketua KSP Moeldoko (foto Kolase)

Minggu, 07 Maret 2021 - 15:25 WIB

Catat! Demokrat Solid, DPD PD: KLB Abal-abal! AHY Ketua Umum Yang Sah...

Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa dirinya merupakan Ketua Umum PD yang sah hingga saat ini. "Tidak ada dualisme kepemimpinan & kepengurusan Partai…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memegang kelengkeng

Minggu, 07 Maret 2021 - 15:02 WIB

Agro Wisata Borobudur Bisa Nyicipin Kelengkeng, Loh!

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau kawasan kebun agrowisata buah kelengkeng Borobudur di Kabupaten Magelang guna meningkatkan pengembangan budidaya pada berbagai daerah,…

Balai Latihan Kerja Kemnaker produksi masker dan apd

Minggu, 07 Maret 2021 - 13:50 WIB

Pengelola BLK di RI, Tolong Catat! Menaker Ida: Kalau BLK Cuma Lahirkan Pengangguran, Tutup Saja...

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK), di pusat dan daerah agar dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri.  Jika…

Menaker Ida Kunjungi Kawasan Industri Weda Bay

Minggu, 07 Maret 2021 - 13:36 WIB

Bertolak ke Kawasan Industri Weda Bay, Menaker Ida: Kita Berharap Hubungan Industrial di PT IWIP Bisa Terus Harmonis

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah dalam kunjungan kerjanya ke Kawasan Industri Weda Bay (IWIP) mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi…