Bank Himbara Ini Beberkan Rencana Membangun Ekosistem KPR Berbasis Digital

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 23 Februari 2021 - 15:55 WIB

Bangun Ekosistem KPR Berbasis Digital, BTN Kian Memudahkan Nasabah Mengajukan KPR dan Transaksi Lainnya
Bangun Ekosistem KPR Berbasis Digital, BTN Kian Memudahkan Nasabah Mengajukan KPR dan Transaksi Lainnya

INDUSTRY.co.id, JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap membangun eksosistem perumahan atau KPR berbasis digital tahun ini. Hal ini untuk merespon keinginan Pemangku Kepentingan, yang akan membuat bank anggota Himbara fokus pada sektornya masing-masing.

Direktur Operation, IT dan Digital Banking BTN Andi Nirwoto mengatakan, keinginan Pemangku Kepentingan, sangat sejalan dengan perseroan yang selama ini sudah fokus pada bisnis pembiayaan perumahan. Untuk itu tahun ini Bank BTN sedang membangun ekosistem perumahan End to End berbasis digital yang akan memudahkan nasabah tidak hanya dalam mengajukan KPR secara digital tetapi juga transkasi yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.

“BTN sangat serius membangun ekosistem digital ini, melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses bisnis perumahan, seperti Notaris, Pengembang, KJPP, PPDP dan pihak-pihak lainnya,” jelas Andi di Jakarta, Senin (22/2/2021). 

Menurut Andi, secara garis besar ide tersebut dituangkan dalam konsep Super Apps BTN  untuk ekosistem digital perumahan yang terintegrasi. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kanal utama Super Apps ekosistem digital perumahan BTN yaitu “BTN Properti”.  

Andi menegaskan bahwa pengembangan konsep super apps pada kanal utama “BTN Properti”, merupakan suatu konsep “Integrated Housing Ecosystem Management” yang terdiri dari 3 platform system, yang masing-masing sistem merupakan penerjemahan journey dari ekosistem perumahan. 

Mulai dari aktivitas pengembangan rumah, pembelian rumah, sewa rumah, renovasi rumah, mengisi rumah, sampai dengan kebutuhan penghuni rumah. “Ekosistem digital perumahan, tidak hanya soal pemberian KPR, tapi ada kegiatan Pra KPR & Pasca KPR, sehingga bagaimana interaksi bank dapat ditingkatkan pada journey masing-masing aktivitas tadi, serta meningkatkan peran atau keterlibatan stakeholder  ekosistem perumahan dalam proses Integrated Housing Ecosystem,” kata Andi.

Menurut Andi, fokus peningkatan layanan digital banking BTN tahun ini secara langsung akan menunjang pembangunan ekosistem perumahan End to End berbasis digital. Penambahan Fitur dan layanan pada mobile banking dan pembangunan New Internet Banking Business  serta memperluas layanan open banking (API service) diharapkan dapat mempermudah transaksi dan layanan baik dalam proses pengajuan KPR, kegiatan Pra KPR & Pasca KPR. BTN telah mengembangkan API Platform semenjak 2019 dan sampai dengan saat ini terus dikembangkan memperkaya Services nya. 

“Jika semua proses berjalan lancar maka tahun ini sebagian functionality pada aplikasi end to end ekosistem perumahan digital ini sudah mulai bisa dicoba. Salah satu modul/proses bisnis terkait yang sedang menunggu izin keluar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Online Onboarding,”papar Andi. 

Dia mengaku regulator sangat mendukung sekali Bank BTN mengembangkan layanan digital banking yang nantinya akan memudahkan nasabah dalam bertransaksi dan juga membantu peningkatan CASA BTN. “Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama izin tersebut dari Regulator sudah bisa keluar,” katanya.

Andi mengungkapkan, bahwa Layanan online on boarding atau pembukaan rekening secara digital ini merupakan salah satu proses bisnis yang sangat penting bagi layanan nasabah end to end secara digital, karena ini merupakan Layanan yang tidak dapat terpisahkan dari Ekosistem KPR yang dilakukan secara digital.

“BTN memang baru membangun Layanan-layanan berbasis digital di kisaran tahun 2019 dan 2020. Tetapi itu tidak menjadi masalah, kami terus berbenah membangun layanan digital banking ini. Hasilnya luar biasa jika pada 2018 transaksi di e-channel baru kisaran 70% sekarang sudah 95% dari total transaksi yang terjadi di BTN,” jelas Andi.

Dia mengungkapkan, pengembangan layanan digital banking seperti membangun ekosistem perumahan digital, layanan Online Onboarding, Peningkatan Fitur layanan Mobile banking, New Internet Banking Business dan Open banking (API Service) sangat penting bagi BTN. Pasalnya, selain menjadikan proses lebih mudah dan efisien, pendapatan dari fee based income juga sangat besar. Selain itu, kata Andi, ada peluang pengendapan dana yang juga cukup besar. Hal ini tentu akan membuat cost of fund atau biaya dana BTN bisa lebih murah lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Erick Thohir

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:27 WIB

Menteri BUMN Sebut Pemerintah Bakal Bangun Proyek-proyek Nasional Tanpa Utang! Publik: Mantap Pak Erick, Bismillah...

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa ada 3 prioritas utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional saat ini. "Kembali saya sampaikan 3 prioritas…

Webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis” melalui zoom.

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:26 WIB

SUCOFINDO Edukasi Rumah Sakit Terkait Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan melalui Webinar

Jakarta, 24/2 – PT SUCOFINDO (Persero) mengadakan webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis”.

Kawasan Industri Jababeka

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:57 WIB

Dahsyat! Miliki Infrastruktur Industri 4.0 Terlengkap, Kawasan Industri Jababeka Jadi Incaran Investor Perusahaan IOT

Kawasan Industri Jababeka sudah mampu mendukung industry 4.0 dan “menampung” para investor yang ingin membangun perusahaan berbasis IOT. Hal itu karena kawasan industri lain tidak ada yang…

Muhaimin Iskandqr (Gus AMI) -foto Detik.com

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:19 WIB

Gus AMI: NU dan Kyai adalah Sabuk Pengaman Bangsa di Tengah Pandemi

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) melalui pesantrennya, adalah sabuk pengaman bangsa.  Karena itu…

Sri Mulyani Bertakziah kerumah Prof Emil Salim

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:05 WIB

[BREAKING] Prof Dr Emil Salim Berduka, Sri Mulyani: Innalillahi, Alamarhumah Adalah Istri dari Guru Saya

Menteri Keuangan Sri Mulyani datang bertakziah ke rumah duka, alamarhumah Ibu Roosminnie Salim m istri dari Prof Dr Emil Salim yang meninggal pada Hari Sabtu Tanggal 27 Februari 2021. "Innalilahiwainnailahi…