Guru dan Orang Tua Tolong Catat! Nadiem Tegaskan AN Bukan UN: Bukan Syarat Masuk PPDB

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 23 Januari 2021 - 12:35 WIB

Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa Asesmen Nasional (AN) dirancang untuk memantau dan mengevaluasi sistem pendidikan. 

AN menurutnya tidak sama dengan Ujian Nasional baik dari sisi fungsi maupun substansi.

"AN bukan evaluasi individu siswa dan tidak ada konsekuensi untuk siswa," tegas Nadiem dalam keterangan virtualnya seperti dikutip redaksi Industry.co.id dari laman Kemendikbud pada Sabtu (23/1/2021).

"AN bukan untuk menambah beban siswa dan bukan sebagai salah satu syarat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB)," katanya lagi memberi penekanan.

Menurut Nadiem, AN dirancang untuk memperbaiki sistem pendidikan dasar dan menengah. 

"Jadi evaluasi kompetensi peserta didik menjadi tanggung jawab guru dan sekolah," imbuhnya.

Perlu diketahui, AN merupakan Asesmen Kompetensi Minimum yang terdiri dari literasi dan numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. 

Oleh karena itu, AN berguna untuk membantu sekolah memperbaiki performa layanan pendidikannya menjadi lebih baik.

“AN bukan untuk menghukum sekolah,” tandas Nadiem.

Adapun terkait waktu prlaksanaan AN, Mendikbud Nadiem Makarim juga menegaskan bahwa target pelaksanaannya diubah menjadi September s.d. Oktober 2021. 

Hal ini menurutnya untuk memastikan agar persiapan logistik, infrastruktur, dan protokol kesehatan lebih optimal. 

Di samping itu, juga digunakan untuk menyosialisasikan dan berkoordinasi lebih masif dengan pemerintah daerah.  

“AN tetap perlu dilaksanakan. Kalau tidak, kita tidak bisa menghitung learning loss dan mengetahui mana saja sekolah-sekolah yang paling membutuhkan bantuan kita,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono saat acara Jababeka Lunar New Year Outlook 2021

Jumat, 26 Februari 2021 - 01:21 WIB

Jababeka Kembangkan Smart Township di Koridor Timur Jakarta

Pengembang kota mandiri Jababeka secara gamblang memproyeksikan pengembangan Smart Township di koridor Timur Jakarta, tepatnya di Kota mandiri Jababeka-Cikarang.

Bantu Korban Banjir, SiCepat Salurkan Donasi ke BPBD Kabupaten Bekasi

Kamis, 25 Februari 2021 - 23:52 WIB

Banjir Tenggelamkan 15 Kecamatan di Bekasi, Ini Penjelasan Warga Saat Menerima Bantuan SiCepat Ekspres

Bekasi-Bencana banjir yang menenggelamkan 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi menimbulkan dampak yang cukup parah.

Perayaan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:52 WIB

Rayakan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Gelar Lomba Tumpeng Alat Kesehatan

Sebanyak 32 tim menjadi peserta lomba tumpeng berasal dari berbagai departemen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RS jejaring seperti RSUI dan RS Persahabatan,…

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:34 WIB

Tertarik Dengan Cryptocurrency? Wfhbot Siap Beri Paduan Bahkan Bagi Orang Awam Sekalipun

Aplikasi Info Koneksi hadir bagi masyarakat Indonesia dengan tools Wfhbot yang tersedia secara gratis di website www.wfhbot.id, untuk memberi edukasi lengkap bagi masyarakat awam tentang keuntungan…

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:57 WIB

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Segera Cairkan Dana Cadangan Bumiputera

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera mengatakan, aksi damai kali ketiga ini ditujukan ke OJK agar regulator ini lebih aktif membantu menyelesaikan kasus gagal bayar ini yang tertunda…