"Seperti yang sudah disampaikan Pak Menteri biasanya saat bulan Ramadhan, jumlah kunjungan wisman dan wisnus akan berkurang 50 persen, kita berharap dengan adanya event ini tidak akan berkungan, bahkan bertambah," ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB M Zainul Majdi, saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (4/5/2017).
Dalam kesempatan yang sama, turut hadir pula Menteri Pariwisata, Arief Yahya Ia mengatakan, "Saya mendukung penuh, karena kemarin Indonesia naik peringkat menjadi peringkat ke-3 untuk destinasi halal, mengalahkan Arab Saudi," ungkap Menteri Pariwisata, Arief Yahya.
Untuk konsepnya, akan dibuat seperti suasana Ramadhan pada umumnya. Tetapi atmoafirnya seperti di Masjidil Haram fam Masjid Nabawi, tambah Zainul.
"Pada saat Ramadhan, di sini akan diadakan ibadah bersama, seperti salat tarawih, tadarusan, tahajudan jadi pokoknya momennya spiritual," sambungnya.
Selain itu, adapun kegiatan lainnya seperti diadakannya workshop, pameran buku, expo serta pameran barang-barang ekonomi kreatif. Zainul juga berharap dengan adanya event ini, ada pertumbuhan ekonomi di Lombok dan Mataram.
"Saya ingin membuat Bulan Ramadhan ini menjadi bulan yang menyenangkan, kan biasanya identik dengan penuruan produktifitas, tapi dengan adanya event ini diharapkan akan menjadi bulan yang penuh kegiatan," ungkap Zainul.
Adapun target wisatawan mancanergara yang datang pada saat event berlangung seperti, Malaysia, Singapura dan Brunei.
"Seperti yang diketahui, pertumbuhan destinasi wisata halal meningkan 50 persen sedangkan untuk okupnsi hotel sudah mencapai 80 persen," kata Arief Yahya.
"Kalau untuk target belum ada, tapi Saya berharap akan berharap meningkat, hotel-hotel sudah banyak, mereka antusias menyambut event ini, dan untuk meningkatkan pelayanan Kami juga melatih para pramusaji untuk bisa berbahsa Arab saat menyambut wisatawan asal Timur Tengah," pungkas Zainul