INDUSTRY.co.id - PANDEGLANG - Kawasan wisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten, berjarak sekitar 50 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Jarak tersebut dinilai aman untuk aktivitas wisata.

Hal itu disampaikan dalam diskusi bersama Dr. Ir. Mochamad Nugraha Kartadinata, Penyelidik Bumi Madya dan Dr. Eng. Ir. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T., Ahli Gunung Api dari ITB di Tanjung Lesung Beach & Resort, Rabu.

Diskusi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada publik terkait keamanan kawasan wisata di tengah pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Yang harus diperhatikan dan harus dipatuhi adalah rekomendasi kita yang saat ini berlaku. Tapi ya itu, paling juga kalaupun skenario terburuk itu paling 8 km," kata Nugraha.

Pemerintah melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan radius 3 km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau sebagai zona yang tidak boleh didekati masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, perwakilan manajemen Tanjung Lesung menegaskan bahwa posisi resort berada jauh dari zona tersebut.

"Berarti kalau saya bilang Tanjung Lesung kan posisi kami itu 50 km dari gunung Krakatau. Artinya tidak ada masalah," ujar perwakilan manajemen.

Dengan jarak 50 km, maka Tanjung Lesung berada jauh di luar skenario dampak terburuk yang disebutkan ahli, yakni 8 km.

Manajemen Tanjung Lesung menyatakan saat ini seluruh aktivitas wisata di kawasan tersebut berjalan normal. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan mengikuti setiap imbauan resmi dari pemerintah.

"Keselamatan pengunjung adalah prioritas. Kami akan terus berkoordinasi dengan BMKG, PVMBG, dan pemerintah daerah," kata manajemen.

Tanjung Lesung merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Banten yang dikelola oleh PT Tanjung Lesung, anak perusahaan Jababeka.