Microsoft Berdayakan Negeri di Hari Sumpah Pemuda

Oleh : Herry Barus | Minggu, 01 November 2020 - 10:20 WIB

Microsoft. (Foto: Tech Crunch)
Microsoft. (Foto: Tech Crunch)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Sebagai perusahaan teknologi yang memiliki visi untuk memberdayakan Indonesia, Microsoft memiliki budaya “pelajari semua” atau “learn it all” yang bertujuan merangkul keingintahuan, mengambil pembelajaran serta menerapkannya untuk kesuksesan di masa depan. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Microsoft berinisiatif untuk membagi pembelajaran yang didapat dari enam sosok inspiratif muda di Indonesia tentang bagaimana mereka berusaha memberdayakan Indonesia dalam perannya masing-masing.

Belajar dari semangat yang dimiliki oleh Arfan Arlanda, CEO dan Founder dari Jejak.in, sebuah perusahaan teknologi rintisan yang memiliki misi untuk mempercepat aksi iklim melalui solusi berbasis AI dan IoT.

“Keputusanmu hari ini menentukan masa depan kita. Ambil tindakan dan bangunlah dunia yang berkelanjutan. Mari kita mulai selamatkan hari esok,” pesan Arfan Arlanda, CEO dan Founder dari Jejak.in untuk anak muda Indonesia.

Belajar dari Rahma Utami, Founder dan Konsultan Aksesibilitas Suarise, sebuah perusahaan sosial end-to-end yang berfokus pada penyediaan serta promosi akses dan peluang yang setara ke Internet dan digital bagi penyandang disabilitas, terutama bagi penyandang tunanetra.

“Berkarya itu bukan selalu di mulai dari yang kita suka, tapi juga di mulai dari yang kita bisa mumpung badan kita masih punya daya; entah itu waktu, tenaga, dana, ilmu, atau membuka kesempatan. Dan yang paling penting, membawa orang lain untuk berdaya juga, meski caranya bisa jadi gak sama,” pesan Rahma Utami, Founder dan Konsultan Aksesibilitas Suarise untuk anak muda Indonesia.

Saat pandemi ini, menjadi kreatif itu adalah keharusan, dan negeri ini kaya akan anak muda yang kreatif misalnya seperti Gilang Margi Nugroho, pengusaha kuliner online yang terkenal dengan nama Kepiting Nyinyir. Dengan kekuatan media sosial, Gilang membangun bisnis kuliner tanpa memiliki restoran dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di area tempat tinggalnya.

“Jangan perbaiki yang sudah ada. Buatlah hal baru dan kejutkan semua orang. Itulah kunci sukses bersaing di era digital ini,” kata Gilang Margi Nugroho, Pengusaha Kuliner Online - Kepiting Nyinyir

Selanjutnya, ada seorang fashion designer muda Indonesia, Myrna Myura, yang dikenal akan detail yang tinggi dalam mendesain dan membuat pakaian, terutama kebaya pernikahan. Memulai karir sejak usia 20-an, kini Myrna telah memiliki ribuan klien, termasuk para pesohor tanah air.

“Bakat saja tidak cukup, perlu komitmen dan dedikasi tinggi terhadap apa yang kita kerjakan. Karena tidak ada jalan pintas untuk menjadi sukses,” kata Myrna Myura, Fashion Designer.

Bermodalkan minat dan semangat berbagi pengalaman sebagai pengguna teknologi, Ario Pratomo, Content Creator dan Pengusaha yang awalnya membuat konten hanya untuk menyalurkan hobi dan ketertarikannya pada dunia teknologi, kini menjadikan hobinya tersebut sebagai sebuah profesi.

“Sumpah Pemuda bukan lagi cuma mengucap berbangsa, bertanah air, dan berbahasa satu saja. Sudah waktunya kita menjadi individu terbaik dengan berdaya di bidang apapun yang kita tekuni, di manapun kita berada dengan bahasa apapun sambil tetap bangga bahwa kita orang Indonesia. Bisa kan?" pesan Ario Pratomo.

Di dunia literasi digital ada sosok Aulia (Llia) Halimatussadiah, Co-founder & CMO Storial.co, sebuah platform untuk membaca novel online dan mengunggah cerita di mana saja dan kapan saja. Di masa pandemi ini, Lia berpesan kepada anak muda Indonesia, “Daripada hilang harapan, hiduplah dengan rasa keingintahuan yang tinggi.”

Belajar dari anak-anak muda seperti Arfan, Rahma, Gilang, Myrna, Ario, dan Llia, maka siapapun bisa memberdayakan bangsa ini asalkan kita memiliki niat untuk melakukannya. Menurut hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2019, perkiraan jumlah pemuda berusia 16-30 tahun di Indonesia adalah sebesar 64,19 juta jiwa atau seperempat dari total penduduk Indonesia. Bayangkan jika seluruh anak muda Indonesia bersatu memberdayakan Indonesia, maka Indonesia dapat menjadi negara yang maju dan kuat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono saat acara Jababeka Lunar New Year Outlook 2021

Jumat, 26 Februari 2021 - 01:21 WIB

Jababeka Kembangkan Smart Township di Koridor Timur Jakarta

Pengembang kota mandiri Jababeka secara gamblang memproyeksikan pengembangan Smart Township di koridor Timur Jakarta, tepatnya di Kota mandiri Jababeka-Cikarang.

Bantu Korban Banjir, SiCepat Salurkan Donasi ke BPBD Kabupaten Bekasi

Kamis, 25 Februari 2021 - 23:52 WIB

Banjir Tenggelamkan 15 Kecamatan di Bekasi, Ini Penjelasan Warga Saat Menerima Bantuan SiCepat Ekspres

Bekasi-Bencana banjir yang menenggelamkan 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi menimbulkan dampak yang cukup parah.

Perayaan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:52 WIB

Rayakan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Gelar Lomba Tumpeng Alat Kesehatan

Sebanyak 32 tim menjadi peserta lomba tumpeng berasal dari berbagai departemen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RS jejaring seperti RSUI dan RS Persahabatan,…

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:57 WIB

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Segera Cairkan Dana Cadangan Bumiputera

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera mengatakan, aksi damai kali ketiga ini ditujukan ke OJK agar regulator ini lebih aktif membantu menyelesaikan kasus gagal bayar ini yang tertunda…

Bendungan Napun Gete Sika Flores

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:53 WIB

Dibalik Keindahan Bendungan Napun Gete Sika Flores yang Diresmikan Presiden Jokowi, Ada Peran BUMN Indra Karya

Sikka -- Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).