Pertumbuhan Ekonomi Minus, DPR Dorong Pemerintah Buat Kebijakan Strategis

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 24 September 2020 - 11:15 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Berbicara soal pertumbuhan ekonomi, Pemerintah merevisi proyeksi pada kuartal III - 2020. Diproyeksikan, pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV juga akan negatif.

Merespon hal itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Pemerintah membuat kebijakan strategis yang berdampak, dan bisa langsung dinikmati masyarakat.

“Kami minta ke Pemerintah untuk membuat kebijakan-kebijakan strategis yang dinikmati dan berhubungan dengan masyarakat, sehingga bisa menggerakkan kembali roda ekonomi," ujar Dasco melalui keterangan yang diterima redaksi pada Kamis (24/9).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga meminta Pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis dan solutif bagi pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ia optimis dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antar kementerian, krisis ekonomi dapat dilalui.

“Kami optimis dengan kerja sama yang baik antara Pemerintah dan semua komponen, mudah-mudahan krisis ekonomi ini dapat kita lalui bersama,” yakin legislator daerah pemilihan (dapil) Banten III yang juga Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) DPR RI itu.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III - 2020. Pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV diperkirakan negatif. Ia mengatakan, pada kuartal ketiga, perekonomian Indonesia kemungkinan akan mengalami kontraksi minus 2,9 persen hingga minus 1,1 persen.

Sementara, pada kuartal II pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mengalami minus 5,32 persen. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi akhir tahun diperkirakan berada pada kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen. Dengan kondisi ini, tidak menutup untuk terjadinya resesi ekonomi di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar (kedua dari kiri) dan Direktur Utama PT Jasamarga Related Business Dian Takdir Badrsyah (kedua dari kanan)

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:48 WIB

BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tandatangani nota kesepahaman dengan anak usaha Jasa Marga yaitu PT Jasa Marga Related Business.

Ilustrasi batubara

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:36 WIB

Kian Kokoh di Ranah Tambang! Anak usaha PT Delta Dunia Raih Kontrak Tambang Batu Bara di Australia

Jakarta - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk (Perseroan), melalui anak perusahaannya di Australia BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia) akan memulai…

(Foto dari kiri ke kanan) Section Head PT Multipolar Technology Tbk Ignasius Oky Yoewono, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk Jip Ivan, dan Department Head Hybrid Database Solution PT Multipolar Technology Tbk Yemmy Sukandar sedang berbincang di sela-sela seminar tentang keamanan siber yang diselenggarakan oleh Infobank di Pullman Jakarta Thamrin, Jakarta, Selasa (17/5).

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:25 WIB

Multipolar Technology mengusung solusi IBM Guardium dan IBM Security QRadar XDR sekaligus ke pasar Indonesia

Jakarta-PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pengembangan teknologi digital perusahaan di berbagai…

Gedung Bank KB Bukopin

Selasa, 17 Mei 2022 - 21:58 WIB

KB Bukopin Masuk Indeks Global MSCI, Sentimen Positif Investor Saham

PT. Bank KB Bukopin, Tbk. terus bergerak positif pada lantai bursa. Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan indeks semi tahunan pada Mei 2022.

Jalan Tol Serang-Panimbang

Selasa, 17 Mei 2022 - 18:40 WIB

Beroperasi 2024, Jalan Tol Serang-Panimbang Permudah Akses Wisata ke Tanjung Lesung

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur…