INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tercatat cukup tinggi. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan, sebanyak 66 persen responden mengaku puas. Rinciannya, 61 persen merasa puas dan 5 persen merasa sangat puas. Sementara itu, 28 persen mengaku tidak puas dan 6 persen tidak puas sama sekali.
Survei dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada responden, "Apakah bapak/ibu puas atau tidak puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto secara umum saat ini?".
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan angka kepuasan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Pemberantasan korupsi menjadi faktor terbesar dengan 19 persen, disusul bantuan sosial 14,5 persen, program kerja nyata 10,7 persen, dan program makan bergizi gratis (MBG) 6,0 persen.
Selain tingkat kepuasan, survei juga memotret persoalan paling mendesak yang harus ditangani pemerintah.
Hasilnya, pengendalian harga bahan pokok menjadi prioritas utama dengan 28 persen, disusul pemberantasan korupsi 19,5 persen, serta pembukaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran 14,7 persen.
"Temuan ini menunjukkan bahwa persoalan ekonomi rumah tangga, kesempatan kerja, dan tata kelola pemerintahan menjadi bagian penting dalam evaluasi masyarakat terhadap jalannya pemerintahan," kata Dedi.
Survei IPO dilakukan pada periode 12-20 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden dengan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei 95 persen dengan margin of error ±2,9 persen.