INDUSTRY.co.id - Jakarta–PT  Hutama  Karya (Persero)  (Hutama  Karya)  sebagai  salah  satu  Badan  Usaha Milik  Negara  (BUMN)  yang  bergerak di  bidang  jasa  konstruksi,  pengembang  infrastruktur, serta penyedia jasa layanan jalan tol baru saja meraih penghargaan Anugerah Gatra 2020.

Digelar  secara  daring,  Penghargaan  ini  diterimalangsung  oleh  Executive  Vice  President Sekretaris  Perusahaan  Hutama  Karya  Muhammad  Fauzan  secara  virtual  pada  Kamis  (27/8/2020 ).

Acara  tahunan  yang  diselenggarakan  oleh  Gatra  Media  Group  ini  mengangkat  tema  Ikonis Nusantara   “Inovasi   Unggul   Merah   Putih”.  

Dalam ajang   ini,   Hutama   Karya   berhasil mendapatkan   penghargaan   pada   kategori   “Inovasi   dalam   Menggalang   Pendanaan   demi Realisasi Infrastruktur”.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan bahwa selama 59 tahun berdiri, Hutama Karya telah menghasilkan banyak karya konstruksi yang bernilai sejarah seperti Gedung DPR/MPR RI dan Monumen Patung Dirgantara.

Tidak hanya itu, yang teranyar, perusahaan  juga  diberikan  mandat  oleh  pemerintah  dalam  pembangunan  Jalan  Tol  Trans Sumatera. “Dari target sepanjang 2.765 km dan sejak dibangun pada 2015, pembangunan sudah terealisasi kurang  lebih 771km.  Proyek  tersebut  tentu  membutuhkan  pembiayaan  yang  tidak sedikit.

Total pendanaan untuk proyek ini adalah senilai Rp 476 triliun,” tutur Fauzan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa  untuk mencapai batas ketentuan, Hutama Karya harus terus berinovasi dalam mencari alternatif pembiayaan untuk menghimpun dana pembangunan JTTS.

“Ada  beberapa  langkah  strategis  yang  telah  dan  sedang  kami  lakukan.  Selain  menerima penyertaan  modal  negara,  kami  juga  harus  memenuhi  pendanaan  melalui  berbagai alternatif financing. Beberapa skema creative financingtelah kami realisasikan antara lain seperti equity bridging dan  menerbitkan global  bondsebesar  US$600  juta  di  tengah  kondisi  pandemi  pada Mei lalu. Global  bondini merupakan  bagian  dari  program global  medium term  note Hutama Karya sebesar US$1,5 Miliar yang ditujukan untuk percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.  Proyek  Jalan  Tol  Trans  Sumatera  diharapkan  akan  tersambung  sepenuhnya  pada 2024.  Berarti  enam  tahun  lebih  cepat  dari  rencana,”  pungkas  Fauzan,  EVP  Sekretaris Perusahaan Hutama Karya