INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji menyoroti derasnya kebijakan impor yang dinilai berpotensi menekan keberlangsungan industri manufaktur dalam negeri. Ia menegaskan, izin impor tidak boleh dibuka tanpa mempertimbangkan kemampuan produksi industri nasional.

“Kalau izin impor terbuka sedemikian rupa tanpa ada pertimbangan untuk membatasi, sektor industri dalam negeri tentu akan sulit bertahan untuk jenis-jenis barang tertentu,” ujar Sarmuji di Jakarta.

Menurutnya, perlindungan terhadap industri nasional membutuhkan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Sebab, persoalan impor tidak hanya berkaitan dengan Kementerian Perindustrian, tetapi juga menyangkut kebijakan perdagangan, fiskal, bahan baku, dan sektor lainnya.

Sarmuji juga meminta jajaran Kemenperin lebih aktif memetakan persoalan yang menghambat pertumbuhan setiap subsektor industri. Kemenperin, kata dia, harus menjadi akselerator pertumbuhan industri, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif.

“Keberadaan Kementerian Perindustrian harus menjadi faktor akseleratif terhadap industri-industri di bawah naungan Kemenperin. Kita harus membuat langkah-langkah besar di semua sektor supaya industri ini tumbuh makin cepat,” tegasnya.

Ia menilai pertumbuhan industri yang tinggi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas lapangan kerja.

Karena itu, Sarmuji membuka ruang bagi seluruh jajaran Kemenperin untuk menyampaikan masukan, termasuk pejabat eselon II yang bersentuhan langsung dengan persoalan industri di lapangan.

“Barangkali ada informasi yang belum ter-cover di eselon I, tetapi bisa diberikan oleh jajaran di bawahnya. Begitu juga informasi dari luar, kami sangat terbuka untuk menerimanya,” katanya.

Sarmuji menegaskan dirinya ingin meninggalkan legacy selama memimpin Kemenperin dengan mendorong kebijakan yang mampu mempercepat pertumbuhan manufaktur nasional.

"Jangan sampai keberadaan saya sebagai Menteri itu biasa-biasa saja. Kita harus meninggalkan legacy, harus membuat langkah-langkah besar di semua sektor supaya industri ini tumbuh makin cepat," tutupmya.