Genjot Pembangunan PLTS, Erick Thohir 'Satukan' Len Industri-PLN-Pertamina

Oleh : Krishna Anindyo | Senin, 17 Agustus 2020 - 11:45 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir (foto Antara)
Menteri BUMN Erick Thohir (foto Antara)

INDUSTRY.co.id - Bandung – Kementerian Badan Usaha Milik Negera (BUMN) RI membentuk Tim Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Surya di BUMN dengan nomor surat SK-252/MBU/07/2020 per tanggal 27 Juli 2020 dan ditanda tangani oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Tim Percepatan terdiri dari Tim Pengarah yang diketuai langsung oleh Menteri Erick Thohir, serta Tim Kerja yang terdiri dari Direktur Operasi I PT Len Industri (Ketua), Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Direktur Mega Project PT PLN (Persero), Direktur Niaga & Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), serta Chief Executive Officer Subholding Power and New Renewable Energy PT Pertamina (Persero).

“Indonesia ini memiliki potensi energi alternatif tenaga matahari yang sangar besar. Sayang sekali kalau dibiarkan begitu saja, pemakaiannya masih minim sekarang. Nah, BUMN bisa menjadi inisiator atau pelopor di Indonesia, sekaligus untuk mengejar target energi bauran 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional pada Perpres No.79 tahun 2014. BUMN bisa menjadi role model implementasi green energy di Indonesia dan membantu pemerintah mengurangi emisi gas rumah kaca,” tutur Ketua Tim Kerja, Direktur Operasi I PT Len Industri, Linus Andor M. Sijabat melalui keterangan yang diterima redaksi Industry.co.id pada Senin (17/8/2020).

Seperti yang sudah diketahui bersama, Indonesia terletak di sepanjang garis khatulistiwa dengan iradiasi energi matahari rata-rata 4,80 kWh/m2/ hari.

Sehingga energi matahari menjadi pilihan yang baik sebagai alternatif sumber energi. Ironisnya, secara nasional di Indonesia pemanfaatan PLTS masih kurang dari 200 Mega Watt dari total 207,8 Giga Watt potensi yang dimiliki (data Kementerian ESDM 2019).

“Di lingkungan BUMN sendiri, jika semua perusahaan BUMN memanfaatkan PLTS, potensinya diperkirakan sebesar 1,4 Giga Watt peak (GWp) dengan biaya investasi kurang lebih Rp 15 triliun. Pemanfaatannya bisa diterapkan di jalan tol, bandara, SPBU, stasiun, pertambangan, pabrik, kantor, perkebunan, tambang dan sebagainya,” ujar Linus.

Potensi tersebut terdiri dari jalan tol 81,7 MW, bandara 167 MW, SPBU 75 MW, stasiun 55,8 MW, tambang 131 MW, pabrik 28 MW, kantor 35,75 MW, perkebunan 400 MW, pelabuhan 192 MW, serta gudang 231,5 MW.

"Instalasi PLTS dapat dilakukan dengan mudah di berbagai lokasi. Pemasangan PLTS dengan berbagai ukuran serta kapasitas menjadi daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan jenis pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) lainnya," jelas Linus.

Kebijakan Energi Nasional pada Perpres No.79 tahun 2014 menyatakan bahwa target bauran EBT sebesar 23% (49,2 Giga Watt) pada tahun 2025 dan paling sedikit 31% sampai dengan tahun 2050. Dimana di dalamnya target penyediaan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 6,5 Giga Watt pada tahun 2025 dan sebesar 45 Giga Watt pada tahun 2050. 

"Oleh karena itu diperlukan sebuah strategi percepatan pembangunan PLTS, di antaranya dengan pembentukan tim percepatan ini," ungkap Menteri BUMN Erick Thohir.

Pembentukan tim juga sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Head of Agreement (HOA) tentang kerjasama PLTS ketiga BUMN (Len-PLN-Pertamina) pada awal Oktober 2019.

Perli juga diketahui, Len Industri sejatinya merupakan BUMN yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pekerjaan energi terbarukan khususnya PLTS.

Semenatara itu PLN adalah BUMN yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum yang memiliki kompetensi melaksanakan tugas pengoperasian dan penyaluran tenaga listrik.

Dan Pertamina seendiri adalah BUMN yang bergerak di  bidang usaha minyak, gas, dan energi baru terbarukan yang di dalam aktivitasnya meliputi pengembangan listrik tenaga surya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Minggu, 14 April 2024 - 09:36 WIB

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Laporan Aktor Aktris On Location Atau LAKONE yang dipandu wartawan kawakan Sutrisno Buyil terus Melaju dengan mewawancarai bintang beken yang saat ini sibuk berkarier di industri hiburan. Pada…

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Minggu, 14 April 2024 - 09:23 WIB

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Setelah berpuasa 30 hari, saatnya merayakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Lebaran memang selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat muslim dan saat tepat untuk berkumpul bersama keluarga.…

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Minggu, 14 April 2024 - 06:54 WIB

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jawa yang ditargetkan tersambung dari Banten hingga Jawa Timur (Jatim). Jalan…

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Minggu, 14 April 2024 - 06:42 WIB

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Para Bintara pembina desa dari jajaran Kodim 1710/Mimika di tingkat Koramil kian intens melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah tugasnya. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa…

Panglima TNI Sambut Kedatangan Hercules TNI AU C-130 J Selesai Misi Palestina

Minggu, 14 April 2024 - 06:33 WIB

Panglima TNI Sambut Kedatangan Hercules TNI AU C-130 J Selesai Misi Palestina

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut kedatangan Hercules TNI AU C-130 J (A-1340) yang telah sukses membawa misi negara untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza,…