INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan Mitra Terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Tahap Kedua.
Program ini mencakup delapan lokasi pengembangan yang meliputi 20 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia.
Penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah nasional sekaligus memperlihatkan meningkatnya minat investor dan pelaku industri waste-to-energy kelas dunia terhadap Indonesia.
Keterlibatan sejumlah pemain global dalam proses seleksi ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang terus tumbuh terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi jangka panjang di sektor energi dan pengelolaan lingkungan.
Bagi Danantara, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk mempercepat transfer teknologi, memperkuat kapasitas nasional, serta membangun ekosistem industri pengelolaan sampah yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Penetapan Mitra Terpilih di setiap lokasi masih bersifat conditional dan tunduk pada pemenuhan seluruh persyaratan pengadaan yang berlaku.
Berikut daftar Mitra Terpilih PSEL Tahap Kedua:
1. Medan Raya
SUEZ-IAN Consortium (SUEZ Insan Asia)
2. Kabupaten Bekasi
Consortium Everbright Cemerlang Energy (Everbright Harmoni)
3. Lampung Raya
Bumi Biru Indonesia (SUS Indoplas)
4. Serang Raya
Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE)
5. Semarang Raya
Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd (Veolia)
6. Surabaya Raya
Consortium Mentari Citra Lestari (Bakrie Power SUS)
7. Bogor Raya 2
MPM-CEVIA Consortium (Mega Power CEVIA)
8. Yogyakarta Raya
Cakra Energi Lestari Consortium (Pertamina NRE Tianjin CITICC)
"Keterlibatan perusahaan-perusahaan Waste-to-Energy terkemuka dunia menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia," kata Pandu Sjahrir, Chief Executive Officer DIM.
Dengan hadirnya para pelaku industri waste-to-energy global di delapan lokasi tersebut, Danantara dan Denera menargetkan setiap tahapan pembangunan PSEL Tahap Kedua dapat berjalan dengan standar teknologi, keamanan, dan tata kelola terbaik.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.