Petugas POPT Kediri Berhasil Kendalikan Ulat Grayak

Oleh : Wiyanto | Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:23 WIB

Petani sedang menyiapkan bahan pembasmi ulat Grayak
Petani sedang menyiapkan bahan pembasmi ulat Grayak

INDUSTRY.co.id - Kediri-Berkat pengendalian awal, tanaman jagung petani di desa Paron Kediri berhasil diselamatkan dari serangan hama ulat grayak frugiperda (UGF). Gerakan pengendalian seluas 2 hektar ini dilakukan oleh petugas pengendali Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) kabupaten kediri bersama petani.

“Kami bisa memastikan kondisi aman, karena kami melakukan pengamatan rutin di lapangan, sehingga tau betul keadaan tanaman di daerah kami,”ujar Riyono Yekti koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Kediri, Minggu (9/8/2020).

Riyono membenarkan pemberitaan dimedia bahwa di daerahnya terkena serangan, namun luasan yang terdampak sangat kecil dan sudah dilakukan pengendalian sehingga tidak berpengaruh pada produksi jagung seperti yang diberitakan.

Riyono menjelaskan tanaman jagung kurang dari 40 HST (Hari Setelah Tanam) yang terserang itu masih bisa tumbuh normal dan tetap akan berbuah, karena pada umur tanaman tersebut tanaman bisa mengkompensasi kerusakan daun yang telah termakan ulat.

“Pada awal Agustus ini kondisi pertanaman jagung di desa tersebut telah membaik dan terus kami monitor di lapangan untuk mengantisipasi potensi serangan ulat berikutnya,” jelasnya.

Rahayu Aryati Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Proteksi Tanaman Pangan Provinsi Jawa Timur menyebutkan berdasarkan data yang dihimpun Balai Proteksi Tanaman Pangan Provinsi Jawa Timur serangan ulat grayak (UGF) di Kabupaten Kediri seluas 38 Ha dari total luas pertanaman jagung lebih dari 14.600 Ha atau sekitar 1,26%.

“Alhamdulilah untuk serangan hama ulat grayak tahun ini tidak terlalu bepengaruh signifikan, hal ini berkat pengamatan dan kesigapan petugas POPT dilapangan," tutur Irita.

"Ke depan kami berharap para petugas POPT dan petani untuk tetap rutin melakukan pengamatan kelapangan, hal ini untuk mencegah meluasnya serangan dan meminimalisir resiko gagal panen," pintanya.

Di tempat terpisah Edy Purnawan Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan mengapresiasi hal yang dilakukan oleh Aryati bersama jajarannya. Berkat kesigapan petugas petani tidak mengalami gagal panen.

"Kunci keberhasilan dalam mengamankan tanaman dari serangan hama adalah pengamatan. Dengan pengamatan akan didapat informasi yang akurat dan cepat sehingga tindakan yang harus dilakukan bisa tepat sasaran dan panen yang dihasilkan tetap optimal," ucap Edy.

Selama pandemi Covid 19 seperti sekarang, sektor yang paling disorot adalah sektor pertanian. Karena itu Edy berharap masing-masing daerah dapat mengamankan produksi pangannya.

"Dengan demikian, pendapatan petani tidak berkurang dan stok pangan khususnya jagung dalam negeri dapat terpenuhi," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menegaskan sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam merespon cepat masalah di lapangan, pihaknya telah mengerahkan petugas lapangan untuk terus mendampingi petani dan mengawal pertanaman hingga panen tiba. Petugas POPT dan PPL beserta jajaran dari Dinas Provinsi dan Kabupaten serta berkoordinasi dengan jajajaran kami di Pusat akan terus bersama-sama mengawal pertanaman hingga masa panen.

"Hal tersebut juga selaras dengan pernyataan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, meminta seluruh jajaran Kementan dari pusat sampai daerah harus bahu membahu untuk turut serta aktif ke lapangan untuk menjaga ketersedian pangan dalam negeri," sebut Suwandi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pilkada 2020 (Foto Dok PR)

Minggu, 20 September 2020 - 09:00 WIB

Masyarakat Kalsel Waspadai Klaster Pilkada

dr. Mariya juga mengatakan masyarakat perlu mewaspadai adanya klaster pilkada.

Luhut Binsar Pandjaitan (ist)

Minggu, 20 September 2020 - 08:54 WIB

Kabar Gembira! 100 Juta Orang Bakal di Vaksin Desember Mendatang, Luhut: Tahun Depan Covid-19 Bisa Dikendalikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menko Polhukam, Luhut Binsar Padjaitan untuk fokus padapenanganan covid-19 di 9 provinsi. Menurut Menko Luhut mengatakan dalam 3 bulan ke depan penanganan…

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Photo by Lifestyle - Bisnis.com)

Minggu, 20 September 2020 - 08:00 WIB

Pemerintah Didesak Tetapkan Standar Harga Test PCR dan Regulasi Vaksin Mandiri

Regulasi vaksin mandiri perlu segera dipersiapan, sehingga pada saatnya swasta dapat dilibatkan dalam pengadaan vaksin mandiri tanpa beban negara. Keterlibatan pihak swasta dapat membantu pemerintah…

Bank DKI terus berinovasi

Minggu, 20 September 2020 - 07:38 WIB

Raih BUMD Marketeers Award, Bank DKI Termotivasi Beri Layanan Terbaik

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc. Ketiga penghargaan tersebut mencakup predikat sebagai the most promising company…

DHL Express (Ist)

Minggu, 20 September 2020 - 07:21 WIB

DHL Express Umumkan Penyesuaian Harga Tahun 2021 di Indonesia

Jakarta-Penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rata-rata penyesuaian harga yang berlaku efektif 1 Januari 2021.