Catat! Dokter Sheila Ungkap Gejala Covid-19 Diawali Demam: Cek Suhu, Normalnya Dibawah 37,5 Derajat

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:52 WIB

Dokter Sheila Tim Covid-19 Pemerintah
Dokter Sheila Tim Covid-19 Pemerintah

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Salah satu gejala infeksi virus SARS-CoV-2 adalah demam atau peningkatan suhu tubuh. 

Hal Inilah juga yang menjadi latarbelakang pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun saat masyarakat akan memasuki kawasan kantor atau fasilitas umum. 

Namun, beberapa waktu lalu publik sempat dihebohkan mengenai isu thermo gun yang dapat merusak sel otak manusia karena memancarkan laser.

Thermo gun merupakan salah satu jenis termometer atau alat pengukur temperatur tubuh yang umumnya diarahkan ke dahi. 

Menanggapi kabar tersebut, Tim Pakar dan Dokter Muda Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dr. Shela Rachmayanti mengkonfirmasi bahwa thermo gun tidak berdampak buruk pada kesehatan.

“Sekali lagi, thermometer ini tidak mengeluarkan sinar yang bisa mengeluarkan radiasi jadi tidak berbahaya untuk otak maupun syaraf yang ada di mata, ” jelas Dokter Shela di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Dokter Shela, pengukuran suhu menjadi penting di masa pandemi ini karena suhu tubuh merupakan gejala yang paling mudah untuk dilihat dan diukur dibanding gejala lainnya yaitu batuk kering, sesak nafas, rasa lemah atau nyeri sendi.  

“Suhu tubuh penting untuk diukur sebagai salah satu penapisan pada setiap kondisi. Terutama saat masuk-masuk ke tempat umum," ucapynya.

"Nah, suhu tubuh normal itu biasanya di kisaran 36,5- 37,5 derajat celcius lebih dari itu kita perlu waspada, ” tegas Sheila.

Sementara itu, rekannya di Tim Pakar dan dokter muda Satgas COVID-19  dr. Budi Santoso menjelaskan tujuan pengukuran suhu tubuh yaitu untuk mengetahui suhu sumbu tubuh yang berada di bagian dalam atau core body temperature. 

“Pengukuran core body temperature dapat diukur dari dahi, lubang telinga, rongga mulut, ketiak, dan dubur yang menjadi titik ideal dalam pengukuran suhu tubuh karena paling mendekati dengan core body temperature,” jelas dokter Budi.

Melalui penjelasan tersebut, dokter Budi meluruskan kesalahpahaman mengenai pengecekan suhu tubuh di pergelangan tangan karena tidak ideal dan kurang akurat dalam mengukur suhu tubuh seseorang.

“Kita bisa lihat perbedaan antara pada bagian kepala dan juga pada bagian tangan dan kaki. Dimana suhu tubuh pada bagian tangan dan kaki pasti kalau diukur suhunya itu sudah jauh dari suhu sumbu tubuh atau core body temperature.Jadi hasil suhu tubuh yang dihasilkan dari pemeriksaan itu jadi tidak akurat lagi,” jelas dr. Budi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc

Sabtu, 19 September 2020 - 20:52 WIB

Pak Anies pun Bangga! Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Jakarta-Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Konferensi Pers Online Mesin Plastik & Karet Taiwan Excellence 2020

Sabtu, 19 September 2020 - 19:40 WIB

CEO TAITRA Walter Yeh: Mesin Plastik & Karet Cerdas Taiwan Mampu Hasilkan Produk Ramah Lingkungan Secara Efisien

Sebagai salah satu dari enam negara pengekspor mesin plastik dan karet terbesar di dunia, Taiwan dikenal karena menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang disempurnakan…

Zico Kemala Batin sebagai Country Manager akan memimpin ekspansi POPS

Sabtu, 19 September 2020 - 17:33 WIB

POPS Worldwide Ekspansi ke Indonesia

POPS siap hadir di Indonesia sebagai langkah terbaru dalam upaya ekspansi agresif ke seluruh Asia Tenggara. Mulai 19 September 2020, POPS akan mulai bergerak untuk menarik masyarakat Indonesia…

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Sabtu, 19 September 2020 - 17:00 WIB

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Untuk mendukung bisnis dan perusahaan tetap berjalan secara optimal di tengah pandemi ini, dibutuhkan tools yang dapat membantu perusahaan dalam mengakses data perusahaan dengan mudah serta…

Jakarta - PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang di gelar oleh Mark Plus Inc sebuah lembaga riset terkemuka yang didirikan oleh pakar pemasaran Hermawan Kartajaya.

Sabtu, 19 September 2020 - 16:00 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan di DKI Jakarta, BUMD FOOD STATION Panen Penghargaan

Jakarta-PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang di gelar oleh Mark Plus Inc sebuah lembaga riset terkemuka yang didirikan…