Fraksi Gerindra: Program PEN Mampu Melindungi Kemampuan Ekonomi Pelaku Usaha, Asal...

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:10 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad (Photo by Republika)
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad (Photo by Republika)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Menurutnya program tersebut dilaksanakan dengan prinsip asas keadilan sosial, serta sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Hal tersebut dijelaskan politisi Fraksi Partai Gerindra itu dalam rilisnya yang diterima redaksi Industry.co.id Kamis (6/8/2020). Menurutnya, program PEN akan mendukung pelaku usaha asalkan menerapkan kaidah-kaidah kebijakan yang penuh kehati-hatian.

“Serta tata kelola yang baik, transparan, akseleratif, adil, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak menimbulkan moral hazard, serta adanya pembagian biaya dan risiko antar pemangku kepentingan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Kamrussamad.

Menurut legislator dapil DKI Jakarta III itu, pandemi memberikan efek domino pada aspek sosial, ekonomi dan keuangan, kemudian menciptakan krisis kesehatan mengingat belum ditemukannya vaksin dan minimnya alat dan tenaga medis. Serta dari segi sosial lanjutnya, berhentinya aktivitas ekonomi yang menyerap tenaga kerja di berbagai sektor termasuk sektor informal. 

“(Hingga) Bidang ekonomi, konsumsi terganggu, investasi terhambat, ekspor/impor terkontraksi, serta pertumbuhan ekonomi menurun tajam. Sedangkan pada bidang keuangan, terjadi penurunan kinerja sektor riil dan kredit macet atau Non Performing Loan (NPL), profitabilitas serta solvabilitas perusahaan mengalami tekanan,” tukas Kamrussamad.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito

Rabu, 23 September 2020 - 10:33 WIB

Cegah Kluster Perkantoran, Perusahaan Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat

Satgas Penanganan COVID-19 meminta perusahaan-perusahaan swasta melindungi karyawannya agar tidak terpapar COVID-19 dan melahirkan kluster-kluser baru. Perkantoran termasuk pabrik-pabrik juga…

Menteri Sosial Juliari P. Batubara

Rabu, 23 September 2020 - 10:25 WIB

BSB Pemerintah Dterima Masyarakat Kabupaten Natuna

Kegiatan Bakti Sosial Operasi Cegah Tangkal Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Bertempat di Gedung PPI, Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau,…

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito

Rabu, 23 September 2020 - 09:50 WIB

Meski Kasus Positif Masih Cukup Tinggi, Kesembuhan Pasien COVID-19 Naik 35,8 Persen Dalam Sepekan

Berdasarkan analisa mingguan per 20 September, urutan 5 teratas per provinsi, kasus sembuh DKI Jakarta naik 1.540 (5.995 -> 7.495), Jawa Barat naik 1.093 (1.130 -> 2.223), Jawa Tengah naik 845…

Pupuk Indonesia

Rabu, 23 September 2020 - 08:59 WIB

Pupuk Indonesia Siapkan Pasokan Pupuk Jelang Musim Tanam

Para produsen pupuk yang terdiri dari PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja telah menyiapkan total stok pupuk bersubsidi yang…

Mappilu PWI Kunjungi Kapolri yang Diwakili Asops Kapolri, Irjen. Pol. Imam Sugianto, M.Si. di Mabes Polri

Rabu, 23 September 2020 - 08:45 WIB

Mappilu PWI Minta Ketegasan Polri Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Pilkada 2020

'Roadshow’ ini dalam rangka persiapan diskusi yang dilatar belakangi oleh gelaran Pilkada Serentak 2020 yang oleh banyak kalangan diminta untuk ditunda meski oleh Pemerintah dan DPR ditetapkan…