Dua Anggota PPSU Meninggal Saat Bekerja, BPJAMSOTEK Bayarkan Santunan 454 Juta

Oleh : Wiyanto | Senin, 27 Juli 2020 - 21:03 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto (kanan) saat menyerahkan santunan kepada Ahli Waris PPSU korban tabrak lari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto (kanan) saat menyerahkan santunan kepada Ahli Waris PPSU korban tabrak lari

INDUSTRY.co.id - Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris dari dua orang anggota PPSU yang meninggal dunia saat sedang bertugas.

Taka (43) merupakan anggota PPSU Persada Kelurahan Kelapa Gading Barat yang meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari saat sedang bertugas membersihkan jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading Jakarta Utara, Kamis, 23 Juli lalu.

Saat kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia.

Sedangkan satu hari berselang pada Jumat 24 Juli, seorang anggota PPSU bernama Jamaludin (51) juga meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang di daerah Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Dikarenakan luka yang sangat parah di bagian kepala, korban tidak sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Dalam acara penyerahan santunan yang diselenggarakan pada hari Senin 27 Juli 2020 di Balai Kota Jakarta tersebut, BPJAMSOTEK memberikan santunan dengan nilai total sebesar Rp454,530 juta, dimana kedua ahli waris menerima santunan masing-masing sejumlah Rp227,265 juta yang terdiri dari santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan, biaya pemakaman dan santunan berkala.

Selain itu BPJAMSOSTEK juga memberikan bantuan beasiswa untuk kedua anak almarhum Taka dengan total mencapai Rp111 juta, dan kepada 1 anak dari almarhum Jamaludin sebesar Rp76,5 juta.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto, mengatakan bahwa kejadian yang dialami oleh almarhum Taka dan Jamaludin merupakan kejadian kecelakaan kerja. Karena itu, ahli warisnya berhak menerima santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang merupakan manfaat dari program JKK.

“Kami turut berduka cita atas musibah terjadi, dan pada hari ini kami menyerahkan santunan secara simbolis kepada ibu Lastri dan ibu Evi selaku ahli waris yang dari masing-masing peserta. Semoga santunan yang diterima dapat meringankan duka yang dialami keluarga dan kami berharap kejadian ini tidak lantas membuat keluarga yang ditinggalkan mengalami kesulitan ekonomi," ujar Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa ini merupakan wujud kepedulian pemberi kerja, yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk memberikan perlindungan kepada pekerja PPSU. Sebab mereka memiliki risiko kerja yang cukup tinggi jika dilihat dari kondisi kerja di lapangan.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut menyerahkan santuan menyampaikan duka cita atas meninggalnya dua orang petugas PPSU tersebut. “Kami di Pemprov DKI Jakarta ingin agar semua keluarga yang bekerja, yang orang tuanya, suaminya, ayahnya, istrinya mengabdi untuk masyarakat di Jakarta itu terlindungi. Bila di dalam menjalankan tugas sampai mengalami kecelakaan, bahkan sampai kejadian fatal seperti ini, maka keluarganya mendapatkan dukungan untuk bisa meneruskan amanah yang dititipkan. Ibu Lastri ada dua anak yang menjadi amanatnya. Ibu Evi ada tiga putra-putrinya. Kami ingin keluarga-keluarga ini bisa terus menjalankan kehidupannya sesudah ayah dan suami berpulang. Karena itulah, kenapa di Pemprov DKI Jakarta menjaminkan lewat BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) untuk semua pekerja, untuk Ketua RT/RW, semua yang mengabdi, bahkan PKK juga untuk bisa mendapatkan jaminan,"ucap Anies.

Meski ini bukan yang pertama terjadi, Anies kembali menyampaikan apresiasinya kepada BPJAMSOSTEK yang selalu memberikan respon cepat pada setiap kejadian kecelakaan kerja yang menimpa anggotanya di jajaran Pemerintah DKI Jakarta.

Selain itu Anies juga berharap santunan yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menjalankan kehidupan dengan baik dan pendidikan anak tetap terjamin.

“Semoga kejadian yang menimpa almarhum Taka dan Jamaludin dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja, dan bagi pemberi kerja, agar selalu memperhatikan perlindungan jaminan sosial para pekerjanya melalui BPJAMSOSTEK," pungkas Agus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi

Sabtu, 19 September 2020 - 21:05 WIB

Sudah 22 Tahun Menyehatkan Indonesia! Ini Pesan Bos Herbalife untuk Gaya Hidup Sehat

Jakarta–Pada hari ini, Herbalife Nutrition menggelar konser virtual dalam rangka merayakan Anniversary yang ke-22 di Indonesia. Kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian kegiatan gaya hidup…

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc

Sabtu, 19 September 2020 - 20:52 WIB

Pak Anies pun Bangga! Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Jakarta-Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Konferensi Pers Online Mesin Plastik & Karet Taiwan Excellence 2020

Sabtu, 19 September 2020 - 19:40 WIB

CEO TAITRA Walter Yeh: Mesin Plastik & Karet Cerdas Taiwan Mampu Hasilkan Produk Ramah Lingkungan Secara Efisien

Sebagai salah satu dari enam negara pengekspor mesin plastik dan karet terbesar di dunia, Taiwan dikenal karena menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang disempurnakan…

Zico Kemala Batin sebagai Country Manager akan memimpin ekspansi POPS

Sabtu, 19 September 2020 - 17:33 WIB

POPS Worldwide Ekspansi ke Indonesia

POPS siap hadir di Indonesia sebagai langkah terbaru dalam upaya ekspansi agresif ke seluruh Asia Tenggara. Mulai 19 September 2020, POPS akan mulai bergerak untuk menarik masyarakat Indonesia…

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Sabtu, 19 September 2020 - 17:00 WIB

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Untuk mendukung bisnis dan perusahaan tetap berjalan secara optimal di tengah pandemi ini, dibutuhkan tools yang dapat membantu perusahaan dalam mengakses data perusahaan dengan mudah serta…